Surabaya (beritajatim.com) – Presidium Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jatim, Tito Ahmad ikut buka suara terkait aksi ricuh yang terjadi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, hingga 12 motor terbakar.
“Assalamualaikum, selamat sore dulurku. Yang masih berada di Grahadi supaya bergeser. Saya Tito Ahmad mengimbau kepada dulur-dulurku semua, karena situasi tidak kondusif, ketika disusupi kelompok yang tidak bertanggung jawab, kami menyarankan agar aksi damai di Polda Jatim, aksi doa bersama dan tidak anarkis. Monitor korlap korlap,” kata Tito mengirimkan pesan ke seluruh korlap aksi Ojol agar bergeser ke Polda Jatim.
Tito kepada beritajatim.com menyampaikan, bahwa aksi ricuh di Grahadi bukan tanggung jawab dari teman-teman driver ojol.
“Kalau masih ada Ojol yang berada di Grahadi dan terlibat kericuhan, itu bukan bagian dari kami. Banyak orang pakai jaket Ojol, bisa saja mereka bukan Ojol. Kami sudah mengimbau agar bergeser ke Polda Jatim untuk melakukan aksi damai 1000 lilin untuk solidaritas meninggalnya Affan Kurniawan di Jakarta,” tuturnya. [tok/beq]






