Cleethorpes (beritajatim.com) – Entah apa dosa Manchester United. Kemalangan demi kemalangan seolah enggan pergi dari mereka. Terbaru dan yang paling buruk, United disingkirkan tim kasta keempat Grimsby Town via adu penalti 11-12 pada putaran kedua Piala Liga Kamis (28/8/2025) dini hari di Blundell Park, Cleethorpes.
Babak tos-tosan ditempuh lantaran skor dalam 90 menit sama kuat 2-2. Bahkan, gawang United kebobolan 0-2 terlebih dahulu via Charles Vernam (22′) dan Tyrell Warren (30′). United bangkit di babak kedua via gol Bryan Mbeumo (75′) dan Harry Maguire (89′).
Di adu penalti, masing-masing tim melakukan 13 tembakan. Grimsby hanya sekali gagal via Clarke Oduor. Sedangkan eksekutor United dua kali gagal via Mbeumo dan Matheus Cunha.
“Aku kehabisan kata-kata. Tim terbaik yang menang. Maaf kepada pendukung United,” ujar tactician United Ruben Amorim kepada Sky Sports.
Pelatih asal Portugal itu enggan kembali “memanipulasi” fakta. Ya, ketika dikalahkan Arsenal 0-1 pada matchweek pembuka Premier League (17/8/2025), dia masih berkilah bahwa United tim yang lebih baik dan lebih pantas menang.
Ketika disingkirkan Grimsby, sebenarnya statistik mutlak milik United. Mereka melepaskan 28 tembakan! Tetapi hanya 9 di antaranya yang tepat sasaran. United juga mencatatkan 70,3 persen ball possession.
Bandingkan dengan Grimsby yang hanya membukukan 10 tembakan tetapi 4 di antaranya tepat sasaran. Ball possession mereka juga hanya 29,7 persen.
Kekalahan United ini adalah aib terbesar mereka dan big six. Bahkan, lima personel big six lainnya baru main pada putaran ketiga.
“United memiliki tim dan pelatih yang hebat. Mereka berada di jalur yang tepat (untuk bangkit, Red)” ujar tactician Grimsby David Artell yang sangat mungkin bernada sarkastis seperti dilansir The Touchline. (dio)






