Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Pasuruan kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup warganya melalui program bantuan rumah layak huni (RLTH). Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo atau yang akrab disapa Mas Adi, secara resmi mencanangkan program tersebut pada Rabu (27/8/2025) di Kelurahan Kebon Agung, Kecamatan Purworejo.
Pada kesempatan itu, sebanyak empat keluarga menjadi penerima pertama dari total 300 unit rumah yang akan diperbaiki sepanjang tahun ini.
“Penyerahan ini bukan hanya sebatas simbolis, melainkan langkah nyata pemerintah dalam memberikan hunian sehat untuk masyarakat,” ujar Mas Adi. Ia menegaskan bahwa program RLTH akan terus berlanjut hingga tuntas.
Berdasarkan data Pemerintah Kota Pasuruan, terdapat 704 rumah yang masih masuk kategori tidak layak huni. Dari jumlah tersebut, tahun 2025 ditargetkan 300 rumah diperbaiki melalui anggaran APBD, sementara sisanya direncanakan akan dituntaskan pada tahun 2026.
“Dari jumlah itu, tahun ini kita targetkan 300 rumah bisa diperbaiki melalui APBD,” terangnya. Ia menambahkan bahwa sisanya akan diupayakan pada tahun 2026.
Untuk mempercepat perbaikan, Pemkot Pasuruan berencana menggandeng berbagai pihak seperti lembaga perbankan, Baznas, Lazismu, hingga memanfaatkan program dari pemerintah pusat.
“Kita sadar keterbatasan anggaran, sehingga kolaborasi menjadi kunci,” kata Mas Adi. Menurutnya, sinergi dengan stakeholder lain dapat memperluas jangkauan bantuan.
Selain dukungan anggaran, peran kelurahan juga dinilai sangat penting. Mas Adi menekankan agar pendataan rumah tidak layak huni dilakukan secara akurat agar bantuan bisa tepat sasaran.
“Saya minta lurah benar-benar mendata rumah tidak layak huni,” pintanya. Ia menegaskan bahwa rumah yang tidak memiliki sertifikat memang tidak bisa masuk dalam program ini.
Program RLTH 2025 ini juga dikaitkan dengan semarak HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. “Kami ingin pemerintah hadir dengan cara yang nyata, yaitu menghadirkan rumah sehat, layak, dan manusiawi,” pungkas Mas Adi. [ada/suf]






