Gresik (beritajatim.com) – Seorang pelaku curanmor berinisial AIS (25) asal Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Gresik, mengalami nasib malang setelah berusaha kabur saat menjalankan aksinya.
Pelaku yang sempat melarikan diri dengan menerobos area persawahan, akhirnya berhasil diamankan setelah dihajar warga hingga wajahnya babak belur.
Peristiwa ini bermula pada Minggu dini hari (24/8/2025) di Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti. AIS nekat mencuri motor Honda PCX milik MAA (23), seorang warga yang sedang kongkow di warung kopi bersama rekan-rekannya. Ketika korban memarkirkan motornya dengan kunci remot yang diletakkan di dashboard, pelaku melihat kesempatan dan langsung beraksi.
“Pelaku datang seorang diri ke warung kopi, membeli es, dan mondar-mandir. Tak lama kemudian, korban mendengar suara motor yang dikendarai dengan kencang. Curiga, korban bersama teman-temannya keluar untuk memeriksa dan ternyata motor miliknya telah hilang,” ujar Kapolsek Menganti, AKP Dawud, Senin (25/8/2025).
Korban yang sadar motornya dicuri, langsung mengejar pelaku. Saat dikejar, pelaku mengarahkan sepeda motornya ke gang buntu. Karena terpojok, AIS nekat menerobos area persawahan, namun motor yang dikendarainya mogok. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung geram dan tanpa komando, memukuli pelaku hingga babak belur.
Beruntung, petugas patroli yang melintas di lokasi segera mencegah aksi massa dan berhasil mengamankan pelaku. “Pelaku berhasil kami amankan dari amukan warga. Selanjutnya, dibawa ke Polsek Menganti guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tambah AKP Dawud.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa motor Honda PCX milik korban yang sebelumnya hilang. Kerugian yang dialami korban mencapai Rp24 juta.
Modus yang digunakan pelaku adalah dengan mencuri kunci remot motor korban yang ditaruh di depan warung kopi. AIS kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian. [dny/suf]






