Munchen (beritajatim.com) – RB Leipzig tidak akan pernah dilupakan oleh Harry Kane. Ya, RBL adalah tim pertama yang dihadapi Kane sebagai pemain Bayern Munchen dua musim lalu. Laganya adalah DFL-Supercup. Alih-alih menang. Bayern keok 0-3 dan Kane baru dimainkan pada menit ke-24. Padahal, itu bisa jadi trofi pertama Kane dalam karier profesionalnya.
Dua tahun berselang, situasi berubah 180 derajat. HurriKane–julukan Kane–telah memenangi dua trofi. Meisterschale musim lalu dan Franz Beckenbauer Supercup pekan lalu.
Kapten timnas Inggris itu bakal kembali bersua RBL Sabtu dini hari pada spieltag pembuka Bundesliga. Bedanya, kali ini kemenangan bakal jadi fondasi berharga bagi Kane merasakan back to back.
Secara statistik, Kane juga telah nyaman bersama Bayern. Hanya dari 97 laga, dia berhasil mencetak 86 gol dan 26 assist.
“Kami sangat fokus untuk Bundesliga musim ini dengan start cepat (dengan mengalahkan RBL, Red)” ujar Kane dilansir AP.
Performa Kane ketika menghadapi RBL juga on fire. Dari 4 pertemuan, hanya kekalahan dua musim lalu di DFL-Supercup yang dirasakan Kane. Tiga pertemuan lainnya berujung 2 kemenangan dan 1 seri.
Dari empat pertemuan tersebut adalah dia tiga kali menjebol gawang RBL. Apalagi, laga Sabtu dini hari bakal dimainkan di Allianz Arena, Munchen.
Tetapi, kans antiklimaks tetap ada. Apalagi, di dua kekalahan terakhir Bayern di Bundesliga ketika main kandang diderita dari RBL. Itu terjadi pada spieltag ke-33 tiga musim lalu (20/5/2023).
Hanya, lini depan RBL terancam tumpul pasca kepergian Benjamin Sesko ke Manchester United. Tiga striker baru Romulo Cardoso, Yan Diomande, dan Johan Bakayoko juga masih butuh adaptasi.
“Kehilangan pemain seperti Sesko tentu sangat berat. Tetapi, kami telah bekerja dengan baik untuk mendapatkan penggantinya. Melawan Bayern, kami akan fokus kepada diri sendiri. Aku yakin pemain bisa on fire melawan Bayern. Tetapi, jika itu gagal, artinya kami harus membenahinya,” ujar der trainer RBL Ole Werner dilansir laman resmi Bundesliga. (dio)
Perkiraan pemain
Bayern Munchen (4-2-3-1): 1-Neuer (g) (c); 27-Laimer, 2-Upamecano, 4-Tah, 44-Stanisic; 6-Kimmich, 8-Goretzka; 7-Gnabry, 17-Olise, 14-Diaz; 9-Kane
Pelatih: Vincent Kompany
RB Leipzig (4-2-3-1): 1-Gulacsi (g); 17-Baku, 4-Orban, 23-Lukeba, 22-Raum (c); 13-Seiwald, 24-Schlager; 9-Bakayoko, 10-Xavi, 7-Nusa; 11-Openda
Pelatih: Ole Werner






