Kediri (beritajatim.com) – Kemudahan akses layanan kesehatan kini semakin dirasakan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berkat hadirnya fitur JKN Assistant dalam Aplikasi Mobile JKN. Inovasi digital ini mempermudah interaksi peserta dengan layanan BPJS Kesehatan secara lebih cepat dan efisien.
Hal tersebut dialami langsung oleh Cahya Gita Mahrani (18), peserta JKN asal Desa Slumbung, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Ia mengaku sudah lama memanfaatkan Mobile JKN sejak awal mendaftar sebagai peserta.
“Saya sudah lama menggunakan Aplikasi Mobile JKN. Dulu saya mengunduh aplikasi ini untuk keperluan pendaftaran diri. Setelah itu, saya rutin menggunakannya untuk menunjukkan kartu digital saya, mengecek status kepesertaan, dan memantau iuran saya,” ujar Gita saat ditemui di rumahnya.
Menurut Gita, kehadiran JKN Assistant berbasis teknologi Large Language Model (LLM) membuat pengalaman pengguna semakin mudah karena mampu memberikan respons cepat, natural, dan interaktif.
“Fitur terbaru ini merupakan wujud dari upaya digitalisasi layanan yang memudahkan peserta JKN untuk mengakses informasi secara lebih cepat dan efisien. Bagi saya pribadi, fitur ini sangat membantu, terutama saat membutuhkan informasi terkait Program JKN. Saya bisa mengaksesnya kapan saja dan di mana saja tanpa harus keluar dari aplikasi,” jelasnya.
JKN Assistant memungkinkan peserta berinteraksi langsung dengan asisten digital cerdas. Dalam aplikasi ini, tersedia tiga pilihan asisten digital, yakni Keira, Kenzo, dan Vira. Gita mengaku pernah mencoba Keira untuk menanyakan informasi terkait akses fasilitas kesehatan saat berada di luar kota.
“Jawabannya sangat cepat dan jelas, bahkan tidak hanya dalam bentuk teks, tetapi juga suara. Keira membacakan informasi tersebut dengan jelas, sehingga saya bisa segera mendapatkan bantuan tanpa perlu menunggu lama,” tambahnya.
Selain Mobile JKN, Gita juga memanfaatkan layanan Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 08118165165. Layanan ini menurutnya sangat praktis bagi peserta yang sibuk dan sulit datang ke kantor BPJS Kesehatan.
“Selain menggunakan Mobile JKN, saya juga pernah memanfaatkan Pandawa untuk mendapatkan informasi terkait pengaduan. Saya cukup mengirimkan pesan lewat WhatsApp untuk melaporkan masalah atau menanyakan hal-hal yang saya perlukan. Responnya sangat cepat, dan saya merasa tidak perlu repot-repot datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk menyelesaikan masalah,” ungkap Gita.
Ia berharap semakin banyak generasi muda yang memanfaatkan digitalisasi layanan kesehatan ini agar bisa merasakan kemudahan serupa.
“Saya sudah merekomendasikan aplikasi ini kepada teman-teman saya. Bahkan, ketika berkumpul dengan keluarga, saya sering membantu mereka mengunduh dan mengarahkan mereka untuk login melalui Mobile JKN. Semua merasa sangat terbantu dengan adanya aplikasi ini,” tutup Gita. [nm/beq]






