Mojokerto (beritajatim.com) – Sempat viral di media sosial (medsos), sepatu running brand lokal ‘Awake’ asal Kota Mojokerto ini kini menapaki panggung nasional. Produk alas kaki berdesain penuh warna ini resmi tampil di ajang launching Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (13/8/2025) lalu.
Keikutsertaan ‘Awake’ difasilitasi melalui stand Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto. Bahkan, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso turun langsung mempromosikan sepatu tersebut di hadapan pengunjung pameran.
“Ini sepatu dari Mojokerto, mereknya Awake. Keren, modelnya bagus sekali. Kita punya akses pasar di negara lain. Nanti bisa ekspor. Kita cari pembelinya. Ini tidak kalah dengan sepatu-sepatu terkenal,” ucapnya seperti yang dilansir dari Instagram (IG) Asli Mojokerto.
Budi menegaskan keyakinannya bahwa produk lokal tersebut mampu bersaing di pasar internasional. Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei itu menambahkan, pihaknya akan membantu membuka akses ekspor.
Sementara itu, Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan, produk tersebut dikembangkan oleh Sofri, pengrajin berusia muda Kota Mojokerto yang sukses menggabungkan desain modis dengan harga terjangkau. Desain upper sepatu dibuat sendiri oleh Sofri dengan pilihan warna yang eye catching serta motif universal.
“Desainnya cocok digunakan oleh laki-laki maupun perempuan. Outsole-nya berbahan pylon yang sangat ringan dan lentur, sehingga nyaman dipakai untuk olahraga. Harganya di bawah Rp200 ribu, membuat minat masyarakat luar biasa tinggi,” jelasnya, Jumat (15/8/2025).
Meski permintaan pasar terus meningkat, kapasitas produksi masih terbatas. Saat ini, Sofri bersama 30 karyawannya baru mampu memproduksi sekitar 400 pasang sepatu per hari. Untuk mendukung pengembangan usaha, Diskopukmperindag berupaya memfasilitasi pembiayaan lunak.
“Yakni melalui kemitraan dengan perusahaan yang dibentuk oleh pengurus Kadin Mojokerto. Dengan memanfaatkan peralatan di Sentra IKM Alas Kaki, kami harap kapasitas dan kualitas produksinya bisa meningkat, sehingga permintaan yang tinggi ini dapat terpenuhi,” tambahnya.
Produk sepatu ‘Awake’ kini tak hanya diminati warga lokal, tetapi juga mulai merambah pasar nasional, membuktikan bahwa karya anak muda Mojokerto mampu bersaing di industri alas kaki Tanah Air. Tak hanya di pasar domestik, peluang ekspor mulai terbuka.
“Melihat kualitas produk, kami akan segera menggelar Focus Group Discussion untuk pemetaan dan analisis produk bersama teman-teman di Kementerian Perdagangan, dilanjutkan business matching setelah mendapatkan buyers potensial,” tegasnya.
Dengan kombinasi desain menarik, harga bersaing, dan dukungan pemerintah daerah, sepatu ‘Awake’ berpotensi menjadi ikon baru industri alas kaki di Kota Mojokerto yang mampu menembus pasar internasional. Ajang Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 sendiri akan digelar pada November 2025 mendatang. [tin/ian]






