Surabaya (beritajatim.com) – Pemprov Jawa Timur akan menggelar rangkaian acara mulai Jumat (15/8/2025) hingga Senin (18/8/2025) di Gedung Negara Grahadi Surabaya untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Acara ini dikemas sebagai momentum merayakan suka cita bersama masyarakat dengan menghadirkan hiburan dan kuliner gratis.
Analis Kebijakan Ahli Madya Biro Kesra Setdaprov Jatim, Muhibbin, mengatakan perayaan kemerdekaan tahun ini diharapkan menjadi pesta yang bisa dinikmati semua kalangan, bukan sekadar seremoni.
“Kami ingin masyarakat benar-benar bisa menikmati perayaan kemerdekaan yang ke-80 ini. Bukan sekadar seremoni, tapi sebuah pesta yang bisa dinikmati semua kalangan,” ujarnya usai acara Teras Informasi di Kantor Dinas Kominfo Jatim, Rabu (13/8/2025).
Rangkaian kegiatan akan diawali pada Jumat (15/8/2025) dengan doa dan dzikir bersama menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Muhibbin menyebut, masyarakat Jatim yang dikenal religius akan diajak memohon kebaikan, kedamaian, dan kesejahteraan bangsa di momen kemerdekaan.
“Kami ingin momentum kemerdekaan ini juga untuk memohon kebaikan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Jawa Timur,” tuturnya.
Puncak acara berlangsung Senin (18/8/2025) dengan Pesta Rakyat menampilkan grup musik NDX AKA, penyanyi dangdut Jihan Audy, Arya Galih, dan pelawak Cak Percil cs. Muhibbin berharap penampilan para artis tersebut memberi hiburan berkesan dan mempererat kebersamaan warga.
“Bukan hanya konser musik, tapi ini adalah pesta yang menghadirkan hiburan, makanan khas, dan kebersamaan,” katanya.
Selain itu, pada Minggu (17/8/2025) akan dilaksanakan Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Grahadi. Untuk mendukung kelancaran acara, Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Jatim menyebut pihaknya telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas bersama Dinas Perhubungan Kota Surabaya dan Satlantas Polrestabes.
“Untuk mendukung kelancaran acara, Dinas Perhubungan Provinsi, Dinas Perhubungan Kota Surabaya dan Satlantas Polrestabes telah menyiapkan pengalihan arus dan kantong parkir,” jelasnya.
Sejumlah ruas jalan akan ditutup seperti Jalan Tunjungan menuju Grahadi, sementara arus dialihkan melalui Embong Malang atau Jalan Genteng. Kantong parkir tersedia di Jalan Simpang Dukuh, Taman Apsari, Embong Malang, Jalan Yos Sudarso, Jalan Panglima Sudirman, serta area mal seperti Surabaya Plaza dan Tunjungan Plaza.
“Total ada sekitar 3.500 unit ruang parkir yang disiapkan untuk kendaraan roda dua dan empat,” pungkasnya. [tok/beq]







