Bondowoso (beritajatim.com) – Persebo 1964 Bondowoso menorehkan prestasi membanggakan dengan menjuarai Grup I Liga TopSkor 2025. Dalam fase grup yang berisi empat tim, Persebo meraih poin sempurna 9 angka dari tiga laga tanpa kebobolan, dengan agregat gol 5-0.
Di Grup I, Persebo bersaing dengan Kakimas Dampit Malang (Jawa Timur), TSI Sumut Putih (Sumatera Utara), dan SKO Surakarta (DIY). Tim asuhan Subangkit Adi Putra mengawali langkah dengan kemenangan 1-0 atas Kakimas Dampit, dilanjutkan pesta gol 3-0 kontra TSI Sumut Putih, dan ditutup kemenangan tipis 1-0 atas SKO Surakarta.
Hasil ini menempatkan Persebo di peringkat ketiga nasional dari total 44 peserta. Status juara grup otomatis mengantarkan tim ke babak 16 besar, sementara sisa slot diperebutkan lewat playoff. Namun, langkah Persebo terhenti usai kalah 1-2 dari Riau United.
“Penguasaan bola kita menang, tapi mungkin rezekinya belum berpihak. Yang menjadi catatan, pertandingan kan di lapangan sintetis, sedangkan kita terbiasa di tanah dan rumput alami,” ujar Subangkit kepada beritajatim.com, Sabtu (9/8/2025).
Pertandingan berlangsung siang hari dengan suhu terik, membuat beberapa pemain mengalami lecet dan melepuh di kaki. Subangkit berharap Bondowoso memiliki lapangan sintetis, mengingat di wilayah lain seperti Jakarta, mayoritas lapangan berumput sintetis.
Pada laga kontra Riau United, Persebo kebobolan dua gol cepat di awal pertandingan. Meski sempat memperkecil ketertinggalan, waktu 2×30 menit tak cukup untuk membalikkan keadaan. Dari evaluasi, Subangkit menyoroti kelemahan di teknik dasar seperti kontrol dan passing. “Fisik tidak ada masalah, karena kita sudah kumpul sejak Februari. Tapi kita kalah intensitas dengan tim lain. Passing harus lebih diperhatikan,” jelasnya.
Ke depan, Persebo sudah menyiapkan tim U-17 untuk Piala Suratin 2026, skuad usia 17-18 tahun untuk Porprov 2027, serta mengikuti Piala Bupati 2025 yang akan digelar tahun ini. Pembiayaan tim masih mengandalkan iuran internal dan bantuan personal. “Kita berangkat urunan, saya juga nyumbang, dan ada bantuan dari anggota DPR RI. Baru bisa berangkat,” tutup Subangkit. [awi/beq]






