Mojokerto (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto bersama jajaran secara langsung membagikan baju dis narapidana baru.
Selain itu juga dibagikan perlengkapan mandi dan cuci kepada seluruh WBP secara gratis. Kegiatan ini berlangsung di lapangan blok hunian Lapas Kelas IIB Mojokerto dan diikuti dengan antusias oleh ratusan WBP. Dalam arahannya, Kalapas Kelas IIB Mojokerto menegaskan pentingnya menjaga kebersihan diri sebagai bagian dari pembinaan.
“Kami ingin memastikan seluruh WBP memiliki sarana yang memadai untuk menjaga kebersihan dan kerapian. Dengan pembagian baju dis dan perlengkapan mandi ini, kami berharap seluruh warga binaan semakin disiplin dalam merawat diri dan lingkungannya,” ungkap Kalapas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan, Kamis (7/8/2025)
Seluruh WBP menerima baju dis narapidana berwarna oranye dan biru tua, lengkap dengan perlengkapan mandi seperti sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi, dan sampo. Pembagian dilakukan secara estafet, tertib, dan diawasi petugas keamanan. Suasana akrab dan penuh senyum dari para petugas turut menyemarakkan kegiatan tersebut.
“Lapas bukan hanya tempat menjalani pidana, tetapi juga tempat pembinaan. Memberikan fasilitas kebersihan adalah langkah penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan manusiawi,” tegasnya.
Salah satu WBP mengaku sangat terbantu dan termotivasi atas perhatian yang diberikan pihak Lapas Kelas IIB Mojokerto. “Rasanya seperti dapat semangat baru. Baju bersih dan perlengkapan mandi lengkap membuat kami lebih nyaman dan percaya diri,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pembagian perlengkapan, kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan yang menekankan pentingnya hidup bersih dan sehat. Kalapas menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pemenuhan hak dasar WBP, khususnya di bidang kesehatan dan kebersihan.
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa selama kegiatan berlangsung. Interaksi positif antara petugas dan WBP menciptakan rasa kekeluargaan yang menjadi modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas Kelas IIB Mojokerto.
Dengan semangat kebersamaan dan pembinaan yang terus ditingkatkan, Lapas Kelas IIB Mojokerto berharap para WBP dapat menjalani masa pidana dengan lebih baik dan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih positif. [tin/aje]






