Bojonegoro (beritajatim.com) – Dua insiden kebakaran terjadi secara terpisah di wilayah Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (3/8/2025) malam. Kebakaran pertama melanda sebuah toko servis elektronik di Kecamatan Temayang, sementara kejadian kedua menghanguskan kandang ayam di Kecamatan Kanor. Kedua peristiwa tersebut ditangani cepat oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro tanpa adanya korban jiwa.
Kebakaran pertama terjadi di toko elektronik milik Dedy Prasipta (32) di Jalan Gandeng Permai, Desa Temayang. Api diduga dipicu pembakaran sampah yang merambat ke mesin cuci di depan toko. Kejadian diperkirakan terjadi pukul 20.00 WIB.
“Kami menerima laporan pada 20.26 WIB dan langsung menuju lokasi,” ujar Kepala Bidang Penyelamatan dan Pemadaman Damkarmat Bojonegoro, Ahmad Agus Salim.
Sebanyak satu unit fire truck dan enam personel dari Pos Damkar Temayang dikerahkan. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari 30 menit setelah petugas tiba di lokasi. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp8 juta, dengan sebagian kecil bangunan toko ukuran 5×8 meter terbakar. Namun, petugas berhasil menyelamatkan aset senilai sekitar Rp90 juta, termasuk 20 unit kulkas, dua mesin cuci, satu televisi, dan dua unit AC.
Beberapa jam kemudian, kebakaran kembali terjadi di Dusun Candi, Desa Nglarangan, Kecamatan Kanor. Api menghanguskan kandang ayam semi permanen milik Sumali (47) yang berisi 7.000 ekor ayam berusia 20 hari.
“Kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Kami menerima laporan pukul 23.04 WIB dan langsung menurunkan tiga unit armada dari Pos Sumberrejo, Pos Baureno, dan Pos Kota,” jelas Ahmad Agus Salim.
Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 01.40 WIB. Sebanyak sembilan personel dikerahkan untuk mengendalikan api yang melahap bangunan ukuran 20×10 meter tersebut. Total kerugian ditaksir mencapai Rp250 juta. Aset yang berhasil diselamatkan antara lain 20 sak pakan ayam senilai Rp10 juta.
Dalam kedua peristiwa, petugas Damkarmat tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga memberikan sosialisasi kepada warga mengenai pencegahan kebakaran, penanganan awal kebakaran, serta peran dan fungsi Damkarmat. Nomor call center Damkar juga dibagikan kepada warga untuk mempercepat respons di kemudian hari.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun dua kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan, baik terhadap pembakaran sampah maupun instalasi listrik,” pungkas Ahmad Agus Salim. [lus/beq]






