Ponorogo (beritajatim.com) — Merayakan usia 529 bukan sekadar tentang menghitung tahun. Bagi Kabupaten Ponorogo, ini tentang merawat sejarah, menyulam harapan, dan menggugah semangat warga. Di tahun pertama periode kedua kepemimpinan Bupati Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Lisdyarita, peringatan Hari Jadi Ponorogo digelar lebih istimewa, lebih hidup, dan lebih meriah. Alih-alih menggelar acara pasca tanggal 11 Agustus seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini momentum dipanaskan sejak awal bulan.
“Tentu, kami merancang bahwa acaranya digelar tidak pasca tanggal 11 Agustus seperti sebelumnya. Ada serangkaian panjang. Kami gabungkan religi, budaya serta hiburan,” kata Bupati Sugiri Sancoko, yang akrab disapa Kang Giri.
Menurut Kang Giri, Hari Jadi kali ini tak semata bertujuan menghibur. Ada pesan besar di balik tiap panggung dan barisan acara.
“Tidak hanya bermakna edukasi, tidak hanya bermakna budaya, tidak hanya bermakna pertumbuhan ekonomi atau peradaban. Tapi juga bermakna ke-Ponorogo-an yang moncer,” tuturnya dengan semangat.
Kegiatan tidak hanya jelang tanggal 11 Agustus, penutup peringatan hari jadi akan digelar pasca tanggal tersebut. Yakni konser pamungkas dari Dewa 19 direncanakan menjadi penutup megah di penghujung Agustus.
“Kami tidak sendiri. Karena Ponorogo bukan hanya kami (Pemkab Ponorogo), kami menggandeng semua pihak, termasuk DPRD,” tegas Kang Giri.
Dalam usia yang nyaris mendekati 6 abad ini, Ponorogo tak sekadar merayakan umur, melainkan merayakan jati diri. Sebuah perayaan yang menyatukan religi, budaya, hiburan, dan partisipasi rakyat dalam satu simpul. Yakni bangga menjadi bagian dari Ponorogo. (end/but)
Daftar Lengkap Agenda Hari Jadi ke-529 Kabupaten Ponorogo:
3 Agustus 2025
Gandrung Nabi, sholawat dan ngaji bareng Gus Coy Patoknegoro membuka rangkaian dengan nuansa religi penuh makna.
4 Agustus 2025
Fashion Carnival di depan Gedung DPRD, menampilkan kreativitas siswa SD, SMP, hingga SMA se-Ponorogo.
Malam harinya, Teater Tuwuh kolaborasi dengan Orkestra Ponpes Darul Falah tampil di panggung utama Alun-Alun Ponorogo.
5 Agustus 2025
Jalan Thik Nogo Pertolo, gelaran fun walk bernuansa lokal khas Ponorogo.
6 Agustus 2025
Parade Reog Obyog, barisan dadak merak diarak dari sisi timur Alun-Alun melewati stan UMKM, jadi ajang unjuk kekayaan tradisi dan geliat ekonomi rakyat.
7 Agustus 2025
Ketoprak Dahono Wengker Reborn, menampilkan lakon “Sumilak Ing Mendung Tumayung”, menyentuh sisi sastra dan perlawanan klasik.
8 Agustus 2025
Dangdut Lawasan bersama OM Barrista. Nama-nama seperti Difarina Indra, Silvy Kumalasari, dan Sasya Akhrisna bakal menghibur warga dengan lagu-lagu nostalgia.
9 Agustus 2025
Pagelaran Wayang Kulit oleh Ki Cahyo Kuntadi di depan Kantor DPRD Ponorogo, mengusung lakon “Kresno Gugah”.






