Magetan (beritajatim.com) — Komunitas anak muda Merdeka Sejak Dalam Pikiran (MSDP) Movement mengadakan kompetisi pidato bertema tokoh Soekarno. Kegiatan ini digelar sebagai upaya membangun kesadaran sejarah di kalangan generasi muda.
Tim MSDP Movement menyambangi sejumlah SMA di Kabupaten Magetan untuk menyosialisasikan kegiatan tersebut. Menurut Argie, salah satu anggota tim, kesadaran sejarah di kalangan remaja saat ini cukup memprihatinkan.
“Anak muda perlu memahami sejarah secara dalam dan filosofis. Jangan sampai hanya sebatas hafalan di ruang kelas,” tegas Argie, Kamis (31/7/2025)
Koordinator gerakan MSDP, Lucky, menjelaskan alasan pemilihan bentuk pidato dan tokoh Bung Karno dalam kompetisi ini.
“Pidato dan Bung Karno adalah dua hal yang menyatu secara indah. Kami ingin anak muda menghidupkan kembali semangat itu, bukan hanya menjadikan pidato beliau sebagai peninggalan sejarah yang usang,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono. Ia mengapresiasi inisiatif kreatif ini dan berharap bisa mendorong ruang tumbuh bagi anak muda.
“Nilai-nilai sejarah penting untuk ditanamkan kepada generasi muda, tentu harus dikemas secara kreatif. Kami di legislatif mendukung penuh gerakan ini,” tutur Deni. [fiq/aje]







