Surabaya (beritajatim.com) – Penggunaan sunscreen bukan hanya urusan kecantikan, tetapi juga menyangkut kesehatan kulit secara menyeluruh. Hal ini disampaikan oleh Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, dr. Dewi Kusumawati, dalam talkshow bertema “Bukan Sekedar Skincare: A to Z Tentang Penggunaan Sunscreen”.
“Sunscreen mencegah kanker kulit, memperlambat penuaan dini, dan mengurangi risiko flek hitam. Bahkan di dalam ruangan, sinar UVA tetap bisa menembus jendela dan mengenai kulit,” jelas dr. Dewi, Jumat (18/7/2025).
Sebagai dokter spesialis kulit dan kelamin sekaligus pengajar FK Untag, ia memberikan panduan praktis pemakaian sunscreen yang benar.
“Gunakan seperempat sendok teh untuk wajah dan setengah sendok teh untuk wajah serta leher. Ukuran praktisnya setara dua ruas jari. Aplikasikan merata dan ulangi setiap dua jam jika terpapar sinar matahari langsung,” paparnya.
Aman untuk Ibu Hamil dan Jenis Kulit Sensitif
dr. Dewi juga menegaskan bahwa sunscreen aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui, asal produk sudah terdaftar di BPOM.
“Bumil dan busui tetap bisa menjaga kesehatan kulit tanpa khawatir, asal memilih sunscreen yang aman dan teruji,” ujarnya.
Terkait urutan penggunaan, sunscreen sebaiknya dipakai setelah skincare dan sebelum makeup, dengan jeda waktu minimal lima menit sebelum terkena sinar matahari.
Kenali Jenis Sunscreen: Physical vs Chemical
Ia juga menjelaskan dua jenis utama sunscreen. Physical dan chemical. Physical sunscreen membentuk lapisan pelindung yang memantulkan sinar UV. Cocok untuk kulit sensitif.
Chemical sunscreen menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas, kemudian melepaskannya dari kulit. Biasanya terasa lebih ringan.
Untuk kulit mudah berjerawat, dr. Dewi menyarankan sunscreen berbasis gel atau aqua-based yang ringan dan non-komedogenik. “Jika jarang terpapar matahari, SPF rendah pun sudah cukup. Sesuaikan dengan kebutuhan harian,” tambahnya.
Efektivitas Sunscreen Spray
Saat menjawab pertanyaan peserta, dr. Dewi menilai sunscreen spray sebaiknya hanya digunakan untuk pemakaian ulang (reapply).
“Jangan jadikan sunscreen spray sebagai perlindungan utama karena efektivitasnya lebih rendah dibandingkan lotion atau gel,” tegasnya.
Komitmen FK Untag Surabaya dalam Edukasi Kesehatan
Melalui sesi edukasi ini, FK Untag Surabaya menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan kulit.
FK Untag saat ini juga sedang membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang III. Informasi lebih lanjut bisa diakses melalui Instagram @kitauntagsby atau hubungi 0811-3000-1716. [ipl/but]






