Jember (beritajatim.com) – Prestasi kontingen Kabupaten Jember dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur pada era kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait berhasil melampaui prestasi pada era kepemimpinan Bupati Faida.
Dalam Porprov Jatim 2019 di Lamongan, Gresik, Bojonegoro, dan Tuban, kontingen Jember menduduki peringkat 24 dari 38 peserta dengan 41 ppin yang berasal dari raihan 7 medali emas, 2 perak, dan 9 perunggu.
Prestasi kontingen Jember dalam porprov pada era Bupati Faida ini lebih buruk daripada prestasi pada tahun terakhir kepemimpinan Bupati Muhammad Zainal Abidin Djalal. Saat itu, dalam Porprov 2015 di Banyuwangi, kontingen Jember menduduki peringkat 17 dengan 45 poin yang berasal dari 5 emas, 9 perak, dan 7 perunggu.
Kontingen Jember memang menduduki peringkat 20 dalam Porprov 2025 di Malang Raya. Namun dari sisi raihan poin dan jumlah medali, prestasi Jember berhasil melampaui prestasi pada masa kepemimpinan Faida dan Djalal, yakni 119 poin dari 11 emas, 17 perak, dan 41 perunggu.
Hanya prestasi kontingen Jember pada era Bupati Hendy Siswanto yang belum bisa dilampaui. Dalam Porprov Jatim 2022 di Jember, Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo, kontingen Jember menduduki peringkat 9 dengan 159 poin yang diperoleh dari 20 emas, 17 perak, dan 45 perunggu.
Sementara dalam Porprov 2023 di Sidoarjo, Jombang, dan Mojokerto, kontingen Jember menduduki peringkat 15 dengan 125 poin, yang berasal dari 16 emas, 14 peran, dan 33 perunggu.
Berdasarkan data dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), ada 27 dari 41 cabang olahraga yang diikuti menyumbangkan medali untuk kontingen Jember. Terbanyak adalah cabor dance sport yang menyumbangkan 2 emas, 5 perak, 1 perunggu.
Hasil yang dicapai kontingen Jember ini meleset dari target. Wakil Ketua KONI Jember Soetriono mengatakan, target yang dicanangkan sejak awal adalah peringkat 11-14 perolehan medali. Target ini, menurutnya, tidak terlalu muluk. Apalagi Bupati Fawait juga tak membebankan target tinggi.
“Saya mengakui bahwa perolehan medali atau peringkat kita menurun, dari peringkat 15 menjadi 20. Tapi ada satu kebanggaan tersendiri,” kata Wakil Ketua KONI Jember Soetriono, dfalam rapat evaluasi pasca Porprov Jatim, di kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jember, Selasa (15/7/2025).
Menurut Soetriono, persentasi perolehan medali dalam Porprov 2025 lebih baik, yakni 65,58 persen. Sementara persentase pada 2022 63 persen dan pada 2023 58 persen. “Jadi masih ada yang kita banggakan walaupun kriteria urutan atau ranking itu menurun. Namun sekali lagi yang kita lihat bersama itu adalah ranking,” katanya.
“Kita harus akui bersama, tidak bisa kita berjalan sendiri. KONI berjalan sendiri tidak bisa. Cabor berjalan sendiri tidak bisa. Kepala Dispora berjalan sendiri juga tidak bisa. Kita saling bersinergi,” kata Soetriono.
Soetriono berharap capaian dalam Porprov 2025 bisa dijadikan motivasi. “Itu adalah sebagai cambuk kita: kenapa kita meleset? Seharusnya seperti itu. Tidak bisa menyalahkan ‘oh kok meleset, targetnya gimana?’,” katanya.
Menurut Soetriono, ada dua cabang olahraga unggulan yang tidak memperoleh medali sama sekali. “Tidak saya sebutkan, tapi itu menjadi perhatian kita bersama. Kenapa tidak boleh memedali? Karena itu merupakan cabor unggulan, seharusnya dia lebih kokoh, lebih bagus,” katanya.
Soetriono memuji pengurus cabang olahraga wushu yang berhasil mencapai target yang dicanangkan sendiri. “Itu yang kita harapkan. Artinya apa? Kita bisa mengukur diri kita sendiri dan juga bisa melihat kondisi eksternalnya., sehingga di situ klop,” katanya.
Soetriono berharap pengurus cabor belajar untuk menentukan target medali berdasarkan kekuatan internal dan eksternal. “Tidak melihat dirinya sendiri, tapi harus melihat kabupaten dan kota lain, sehingga bisa membandingkan. Selisih antara target dan realisasi masih sebagian besar negatif. Artinya tidak sesuai. Ini perlu ada pembinaan terhadap kekuatan cabor itu,” katanya.
Di sisi lain, Soetriono memuji cabor yang berhasil meningkatkan prestasi dengan signifikan, yakni dance sport, catur, pencak silat, dan panahan.
Pencak silat menyumbangkan 2 emas, 1 perunggu. Panahan menyumbangkan 1 emas, 3 perunggu. Catur menyumbangkan 2 perak, 4 perunggu.
Sejumlah cabor pendukung yang belum mnemperoleh medali, sepertti kick boxing, futsal, dan bola basket, menurut Soetriono, perlu pembinaan intensif.
“Cabor sepeda, bridge, biliar mengalami kemajuan dibandingkan Porprov 2023,” puji Soetriono. Balap sepeda MTB menyumbangkan 1 emas, 1 perak. Bridge menyumbangkan 1 emas, 2 perunggu. Biliar menyumbangkan 1 emas, 1 perunggu.
Ada pula sejumlah cabor yang semula tidak diunggulkan tapi justru memperoleh medali. Gulat menyumbangkan 2 perak. Pentaque menyumbangkan 2 perunggu. Tinju menyumbangkan 1 perak, 1 perunggu. Sepatu roda, menembak, sepak bola masing-masing menyumbangkan 1 perunggu. Arung jeram menyumbangkan 1 perak.
Sementara itu cabor baru, yakni gantole berhasil memperoleh 1 emas, 1 perak; gate ball menyumbangkan 2 perunggu; IBCA MMA (tarung bebas) menyumbangkan 1 emas, 1 perak, 3 perunggu; dan kurash menyumbangkan 2 perunggu.”Luar biasa,” kata Soetriono. [wir]
Rincian perolehan medali kontingen Jember dalam Porprov Jatim 2025
Dance Sport menyumbangkan 2 emas, 5 perak, 1 perunggu
Pencak silat menyumbangkan 2 emas, 1 perunggu
IBCA MMA (tarung bebas) menyumbangkan 1 emas, 1 perak, 3 perunggu
Wushu taolu menyumbangkan 1 emas, 1 perak, 1 perunggu
Balap sepeda MTB menyumbangkan 1 emas, 1 perak
Gantole menyumbangkan 1 emas, 1 perak
Panahan menyumbangkan 1 emas, 3 perunggu
Bridge menyumbangkan 1 emas, 2 perunggu
Biliar menyumbangkan 1 emas, 1 perunggu
Catur menyumbangkan 2 perak, 4 perunggu
Gulat menyumbangkan 2 perak
Tarung derajat menyumbangkan 1 perak, 1 perunggu
Tinju menyumbangkan 1 perak, 1 perunggu
Arung jeram menyumbangkan 1 perak
Binaraga menyumbangkan 1 perak
Shorinji kempo menyumbangkan 4 perunggu
Tae kwondo menyumbangkan 3 perunggu
Pentaque menyumbangkan 2 perunggu
Balap sepeda road race menyumbangkan 2 perunggu
Kurash menyumbangkan 2 perunggu
Gate ball menyumbangkan 2 perunggu
Bulutangkis menyumbangkan 2 perunggu
Selam kolam menyumbangkan 2 perunggu
Sepatu roda menyumbangkan 1 perunggu
Menembak menyumbangkan 1 perunggu
Tenis menyumbangkan 1 perunggu
Sepak bola menyumbangkan 1 perunggu






