Blitar (beritajatim.com) – Pelaku pembunuhan Dita Oktavia, perempuan asal Kediri yang jasadnya dibuang di Desa Popoh Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar akhirnya ditangkap. Pelaku adalah MCH alias Huda, yang merupakan pacar dari Dita Oktavia.
Terungkap bahwa Dita Oktavia meregang nyawa karena dianiaya oleh Huda. Bahkan penganiayaan yang dilakukan oleh Huda salah satunya dilakukan di Hutan Maliran Kabupaten Blitar.
“Kami bekerja sama dengan satreskrim Polres Kediri, kemudian didapatkan informasi informasi terkait korban. Diketahui bahwa terakhir kali si korban ini keluar bersama yang kita duga sebagai tersangka, dengan inisial H,” ujar Wakapolres Blitar Kompol Fadilah Langko Kasim Panara, Rabu (9/7/2025).
Huda merupakan kekasih dari Dita Oktavia. Pria asal Kediri ini mengaku cemburu karena Dita Oktavia memiliki kekasih baru.
Sebelum dianiaya, Dita Oktavia dan Huda pun sempat terlibat pertengkaran. Hingga akhirnya Dita Oktavia meregang nyawa ditangan Huda.
“Hubungan tersangka dengan korban adalah hubungan dekat, bisa disebut pacar. Karena si korban ini memiliki pacar baru, sehingga terduga pelaku naik pitam,” terangnya.
Mengetahui Dita Oktavia meninggal dunia, Huda pun kemudian membuang jasad perempuan 21 tahun itu di pinggir jalan Popoh, Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar. Huda kemudian sempat melarikan diri ke Semarang. Namun, Huda berhasil ditangkap berkat kerjasama Polres Blitar, Polres Kediri dan Polda Jateng.
“Yang bersangkutan melarikan diri ke arah Semarang. Dibantu dengan Polda Jateng, kami mengamankan terduga pelaku di Jalan Raya Bawen, Semarang. Selanjutnya dibawa ke sini untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Sebelumnya, dalam waktu kurang dari 24 jam, anggota Satreskrim gabungan dari Polres Kediri, Polres Blitar, dan Polda Jawa Tengah membekuk terduga pelaku pembunuhan DO (20), warga Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Jenazah korban sebelumnya ditemukan di pinggir Jalan Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, pada Senin (7/7/2025).
“Alhamdulillah kurang dari 24 jam, berdasar penyelidikan lapangan saksi dan bukti mengarah ke pelaku yang berada di Jawa Tengah, anggota gabungan berhasil menangkap pelaku tadi malam,” kata Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto, Selasa (8/7/2025). [owi/beq]






