Surabaya (beritajatim.com) – Bagi umat Islam, bekerja bukan hanya soal mencari nafkah. Lebih dari itu, bekerja adalah bagian dari ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah. Hal ini sejalan dengan ajaran dalam Al-Qur’an dan hadits yang menekankan pentingnya menafkahi keluarga sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan.
Dalam Surat Adz-Dzariyat ayat 56, Allah menyatakan bahwa tujuan penciptaan manusia dan jin adalah untuk beribadah. Salah satu bentuk ibadah tersebut diwujudkan melalui usaha sungguh-sungguh dalam memenuhi kebutuhan diri dan keluarga.
Bekerja: Antara Kewajiban Dunia dan Bekal Akhirat
Ustadz Alhafiz Kurniawan menegaskan bahwa Islam sangat menghargai orang-orang yang bekerja keras demi keluarga. Dalam hadits muttafaq ‘alaih disebutkan, “Nafkah yang diberikan seorang kepala rumah tangga kepada keluarganya bernilai sedekah. Seseorang akan mendapat pahala bahkan atas sesuap nasi yang ia berikan kepada keluarganya.” disebutkan dalam portal resmi Nahdlatul Ulama Selasa 8 Juli 2025.
Pesan ini menegaskan bahwa aktivitas bekerja, jika dilakukan dengan niat yang benar, menjadi bagian dari ibadah yang berpahala.
Jangan Lupa Doa Sebelum Bekerja
Agar ikhtiar mencari rezeki diberkahi, Rasulullah menganjurkan membaca doa sebelum memulai aktivitas kerja. Doa ini berasal dari hadits riwayat Ibnu As-Sunni dan sering dibacakan oleh para ulama untuk memohon keberkahan dan keikhlasan dalam mencari nafkah:
بِسْمِ اللهِ عَلَى نَفْسِيْ وَمَالِيْ وَدِيْنِيْ، اَللّٰهُمَّ رَضِّنِيْ بِقَضَائِكَ وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا قُدِّرَ لِيْ، حَتَّى لَا أُحِبُّ تَعْجِيْلَ مَا أَخَّرْتَ وَلَا تَأْخِيْرَ مَا عَجَّلْتَ
Latin: Bismillāhi ‘alā nafsī wa mālī wa dīnī. Allāhumma raddlinī biqadlāika wa bārik lī fī mā quddira lī hatta lā uhibbu ta’jīla mā akhkharta wa lā ta’khīra mā ‘ajjalta.
Artinya:
“Dengan nama Allah, atas diriku, hartaku, dan agamaku. Ya Allah, jadikanlah aku ridha atas ketetapan-Mu, berkahilah aku atas apa yang Engkau tetapkan untukku, hingga aku tidak tergesa-gesa terhadap apa yang Engkau tunda, dan tidak menunda apa yang Engkau percepat.”
Kerja Keras yang Dilandasi Iman
Dengan memahami bahwa bekerja adalah bagian dari ibadah, setiap langkah dalam mencari nafkah akan terasa lebih ringan dan bermakna. Islam tak hanya memerintahkan umatnya untuk pasrah pada takdir, tapi juga mendorong usaha dan kerja keras, sembari tetap menggantungkan hati pada Allah. [aje]






