Charlotte (beritajatim.com) – Meski sebenarnya kalah kualitas, ternyata SL Benfica bisa menyulitkan Chelsea pada 16 besar Piala Dunia Antarklub. Meski akhirnya harus keok 1-4, The Blues mendapatkannya dengan susah payah.
Chelsea unggul 1-0 lebih dulu via free kick kapten Reece James pada menit ke-64. Laga yang dimainkan di Bank of America Stadium, Charlotte, itu sempat tertunda pada menit ke-86 lantaran cuaca buruk.
Saat kembali dilanjutkan, Benfica menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Angel Di Maria di injury time (90+5′). Laga harus dilanjutkan ke babak tambahan.
Kartu kuning kedua Gianni Prestianni pada menit ke-92 mengubah segalanya. Buktinya, Chelsea sukses mencetak tiga gol tambahan via Christopher Nkunku (108′), Pedro Neto (115′), dan Kiernan Dewsburry-Hall (117′).
“Benfica, bukan sekadar di ajang ini, selalu menunjukkan bahwa mereka adalah tim besar di Eropa,” ucap tactician Chelsea Enzo Maresca dilansir AP.
Di perempat final, Chelsea akan bersua Palmeiras (5/7). Sama seperti Chelsea, Palmeiras lolos juga berkat kemenangan atas sesama wakil Amerika Latin, bahkan rival senegara, Botafogo melalui kemenangan 1-0 dini hari tadi.
“Kami menampilkan performa hebat. Suporter juga selalu mendukung kami tanpa lelah dan akan terus begitu (termasuk melawan Chelsea, Red)” ujar pelatih Palmeiras Abel Ferreira dilansir CBS Sports. (dio)






