Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Badan Penghubung Daerah (Bapengda) Provinsi Jatim, Zainal Fanani memastikan kondisi enam orang warga Jatim yang sudah pulang dari Iran dan Yaman di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta semalam sehat. Mereka tiba pada Selasa (24/6/2025) malam.
“Alhamdulillah, sehat semua Mas karena memang persiapannya jauh hari, dan wilayahnya tidak terdampak langsung (dari serangan Israel),” kata Zainal kepada beritajatim.com, Rabu (25/6/2025).
Apakah mereka saat ini berada di Kantor Badan Penghubung Daerah Jatim, Jalan Pasuruan Jakarta?
“Posisi mereka sudah dijemput keluarganya masing-masing Mas, belum sempat ke Kantor Badan Penghubung Jatim. Mereka saat tiba di bandara, sudah dijemput keluarga, Mas. Mereka enam orang yang datang tadi malam itu berasal dari Gresik (1 orang), Lamongan (4 orang) dan Kediri (1 orang). Yang asal Lamongan satu keluarga, Mas,” ujarnya.
Dengan kepulangan enam orang warga asal Jatim itu, masih tersisa 13 warga Jatim lagi yang menunggu pemulangan setelah dievakuasi dari Iran dan Yaman.
“Sisanya nanti malam tiga orang, besok Kamis sore lima orang. Dan, sisanya lima orang lagi tanggal 10 Juli 2025,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Luar Negeri, KBRI Tehran, KBRI Baku, dan KBRI Muscat tengah melakukan evakuasi bagi WNI dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Iran dan Yaman. Selanjutnya, para WNI tersebut akan dipulangkan ke Indonesia secara bertahap. Yakni, pada 24 Juni, 25 Juni, 26 Juni dan 10 Juli 2025.
Mereka yang dipulangkan dari Iran terdiri dari 3 (tiga) WNI asal Aceh, 1 (satu) WNI asal Bali, 5 (lima) WNI asal Banten, 4 (empat) WNI asal DKI Jakarta, 24 (dua puluh empat) WNI asal Jawa Barat, 9 (sembilan) WNI asal Jawa Tengah, 14 (empat belas) WNI asal Jawa Timur, 1 (satu) WNI asal Kalimantan Selatan, 6 (enam) WNI asal Kalimantan Timur, 1 (satu) WNI asal Lampung, 2 (dua) WNI asal Sulawesi Barat, 2 (dua) WNI asal Sumatera Selatan, 1 (satu) WNI asal Kepulauan Riau, 3 (tiga) WNI asal Sumatera Utara, 21 (dua puluh satu) lain-lain.
Sedangkan, mereka yang dipulangkan dari Yaman terdiri dari 5 (lima) WNI/WNA asal Jawa Timur, 1 (satu) WNI asal Nusa Tenggara Barat, 5 (lima) WNI asal Bali, 1 (satu) WNI asal Jawa Tengah, 2 (dua) WNI asal Maluku dan 4 (empat) WNI asal DKI Jakarta.
“Sehubungan dengan hal itu, mohon perkenan dukungan Instansi terkait untuk sekiranya dapat mendukung proses penanganan ketibaan para WNI evacuee di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten dan pemulangannya ke daerah asalnya masing masing dengan dukungan badan-badan penghubung provinsi yang ada di Jakarta,” kata Plt. Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Direktur Perlindungan WNI Kemenlu RI, Judha Nugraha dalam surat yang diperoleh beritajatim.com.
Informasi yang diperoleh beritajatim.com, dari 19 WNI dan PMI asal Jatim, sudah ada enam orang warga Jatim yang telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Mereka terdiri dari empat warga Lamongan, 1 warga Gresik dan 1 warga asal Kediri.
Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Jatim, Zainal Fanani yang dikonfirmasi beritajatim.com membenarkan, bahwa enam warga Jatim pada malam ini akan tiba di Jakarta. “Nantinya setelah warga Jatim pulang semua dan sampai di Jakarta, kami akan memulangkan 19 warga itu ke Kantor Dinsos Jatim. Jadi, tunggu kumpul dulu semuanya sebanyak 19 orang baru dipulangkan ke Jatim. Setelah itu, baru Dinsos Jatim yang akan memulangkan mereka ke daerah asalnya masing-masing,” katanya. [tok/aje]






