Georgia (beritajatim.com) – Kontrak Pep Guardiola bersama Manchester City masih tersisa dua tahun lagi. Dia juga belum ada gelagat pergi setelah kontraknya habis. Tetapi, pelatih asal Spanyol itu membocorkan rencana masa depannya jika harus pergi dari City. Yakni, melatih tim Amerika Latin.
“Kenapa tidak? Banyak hal luar biasa berasal dari sana. Pemain-pemain terbaik, kultur sepak bola, hingga suporternya luar biasa,” ujar Guardiola kepada The Athletic ketika ditanya kans melatih tim Amerika Selatan.
Keikutsertaan City di Piala Dunia Antarklub kali ini mempertebal keinginannya itu. Menurut dia, menghadapi tim-tim Amerika Latin menghadirkan sensasi dan tantangan tersendiri.
Mantan pelatih FC Barcelona dan Bayern Munchen juga mengatakan bahwa City sangat serius di Piala Dunia Antarklub. Saat ini, City berada di ambang lolos 16 besar. Syaratnya, mereka mengalahkan Al Ain pada matchday kedua besok pagi di Mercedes-Benz Stadium, Georgia.
Saat ini, Guardiola tercatat sebagai pelatih terbanyak memenangi Piala Dunia Antarklub dengan 4 gelar dari 4 kesempatan. Yakni 2023 bersama City, 2013 bersama Munchen, serta 2011 dan 2009 bersama FCB. Guardiola mengungguli pelatih timnas Brasil Carlo Ancelotti sebagai runner-up terbanyak juara (3 kali).
Tetapi, 4 trofi Piala Dunia Antarklub yang telah diraih Guardiola terjadi ketika masih menggunakan format lama yang digelar setiap tahun. Untuk edisi kali ini sangat berbeda. Selain ada 32 tim peserta, penyelenggaraan menjadi empat tahun sekali.
“Sekalinya ada di ajang ini, kami harus juara. Sebab, kesempatan itu akan datang lagi setelah empat tahun. Sangat menyebalkan (untuk juara, Red) jika harus menunggu selama itu. Jadi, kami harus memaksimalkan sekarang,” ucap Guardiola. (dio)






