Surabaya – Dunia anak merupakan salah satu program dari TVRI yang menampilkan kreativitas anak-anak di bidang seni dan keterampilan lainnya, memberikan hiburan serta menambah wawasan bagi anak-anak. Selain itu juga acara ini memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk unjuk kebolehan di depan kamera. Acara ini dapat diikuti oleh banyak sekolah di jawa timur, tak terkecuali Sekolah Luar Biasa (SLB) juga dapat ikut serta dalam program acara ini.
SLB Paedagogia Surabaya adalah sekolah bagi anak-anak berkebutuhan khusus, meskipun latar belakang sekolah ini untuk anak-anak berkebutuhan khusus, namun sekolah ini juga aktif ikut serta dalam acara Dunia Anak di TVRI Jawa Timur. Pada kesempatan kali ini pihak sekolah SLB menampilkan tarian dengan lagu yang energik. Mahasiswa magang MBKM juga tidak luput untuk ikut serta dalam penampilan bersama anak-anak SLB Paedagogia di TVRI Jawa Timur.
Keterlibatan anak-anak SLB Paedagogia dalam acara Dunia Anak di TVRI Jawa Timur bukan sekadar penampilan seni semata, tetapi juga merupakan bentuk representasi yang kuat bahwa mereka memiliki tempat di ruang publik. Tampil di televisi nasional menjadi simbol bahwa anak- anak berkebutuhan khusus mampu menunjukkan potensi mereka setara dengan anak-anak lainnya. Ini adalah panggung yang tidak hanya menyuarakan kemampuan mereka, tetapi juga mematahkan stigma yang masih melekat di masyarakat.
Melalui penampilan ini, publik disuguhkan kenyataan bahwa inklusi bukan hanya wacana, namun dapat diwujudkan dalam tindakan nyata. Gerakan mereka di atas panggung adalah bentuk ekspresi yang jujur dan penuh semangat, menyampaikan pesan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan dilihat. Penampilan ini memberi ruang kepada mereka untuk merasa dihargai, didengar, dan dirayakan sebagai bagian penting dari masyarakat yang beragam.
Grub tari ini diisi oleh anak-anak tunarungu dan Mahasiswa magang MBKM, tarian ini sudah dipersiapkan selama beberapa minggu demi kelancaran saat tampil di depan kamera nanti. Saat latihan terkadang anak-anak melakukan kesalahan yang terus berulang, maka dari itu perlunya perhatian lebih serta kesabaran untuk melatih mereka. Antusias dan semangat anak- anak SLB menjadi bahan bakar bagi para Mahasiswa untuk ikut berlatih menari.
Pada saat tiba di Studio TVRI Jawa Timur, sebelum pertunjukan dimulai para peserta diberikan sesi adaptasi dipanggung agar nantinya penampilan mereka berjalan lancar. Ada tujuh peserta dari berbagai sekolahan yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, anak-anak SLB Paedagogia menjadi peserta ke tiga yang tampil dalam sesi rekaman ini. Saat rekaman dimulai anak-anak SLB Paedagogia dan Mahasiswa magang MBKM bersemangat untuk menunjukan hasil latihan mereka, tidak hanya peserta, para guru yang mendampingi pun antusias untuk melihat pertunjukan mereka. Hingga selesai pertunjukan banyak penonton yang merasa kagum dengan gerakan tari yang terlihat energik dan seirama dengan lagunya, rekaman berjalan lancar dan tidak ada kendala sama sekali.
Pertunjukan ini menjadi salah satu bentuk nyata bahwa ketika irama dan semangat menyatu, batas-batas menjadi samar, dan membuktikan bahwa tarian itu bukan soal suara namun soal rasa. Anak-anak istimewah dari SLB Paedagogia tidak hanya menari, mereka mengajarkan kita arti ketulusan, kerja sama, dan kekuatan untuk terus melangkah, apapun rintanganya.
Refan Likmana
Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Angkatan 2022
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya






