Bojonegoro (beritajatim.com) – Dampak pencurian rel yang ada di petak jalan antara Stasiun Kapas – Stasiun Bojonegoro PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengalami kerugian material mencapai Rp57 juta. Komplotan pelaku yang menggasak rel kereta yang tidak lagi terpakai itu kini masih menjadi buron pihak kepolisian, Selasa (10/6/2025).
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif sangat menyayangkan kejadian tersebut. Pencurian prasarana perkeretaapian itu telah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat. Setelah para pelaku berhasil kabur saat dikejar warga dan scurity yang sedang berpatroli dan hanya berhasil mengamankan sebuah truk dan barang bukti potongan rel.
“KAI Daop 8 sangat mendukung upaya pengungkapan kasus tersebut dan berharap pelaku segera tertangkap dan dihukum sesuai aturan yang berlaku,” ujar Luqman Arif.
Sementara Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Bojonegoro, Ipda Michael Manansi mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku pencuri rel bekas kereta api. Pasalnya, para pencuri berhasil melarikan diri, saat dikejar warga di kawasan hutan turun Desa Kanten Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro.
Polisi lulusan Akpol tahun 2022 ini menjelaskan, pihaknya juga melakukan penyelidikan terhadap truk yang dibuat mengangkut barang curian tersebut. Sebab, truk tersebut diduga telah dijual oleh pemiliknya setahun lalu. “Ini masih kita dalami pemilik kendaraan tersebut,” jelas Ipda Michael.
Adapun, lanjut Polisi asal Padang, Sumatera ini, barang bukti yang diamankan, diantaranya truk Nopol K 8720 ES, tali tampar 2 meter, 4 botol plastik, tas warna ungu, 4 buah balok kayu panjang 50 cm, 3 buah gergaji besi, 8 batang rel ukuran 54, dan 18 batang rel ukuran 38. “Dengan adanya peristiwa ini, Dirjen Kereta Api Indonesia mengalami kerugian materiil Rp57 juta,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, komplotan pencuri yang menggasak sejumlah rel kereta api (KA) di Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Namun, para pelaku berhasil melarikan diri, saat dikejar puluhan warga setempat.
Informasi yang dihimpun, peristiwa yang terjadi pada Minggu (8/6/2025) malam ini, diketahui sejumlah warga setempat. Para warga yang mengetahui langsung mengejar truk pelaku, hingga ke wilayah Desa Kanten, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro. Namun para pelaku pencurian berhasil melarikan diri seusai truk yang digunakan untuk mencuri mengalami ban bocor dan terperosok di pinggir jalan. [lus/kun]






