Sebanyak 9.315 penumpang tercatat menggunakan layanan kereta api jarak jauh di Stasiun Bojonegoro selama masa angkutan libur panjang, 13–17 Mei 2026.
KUMPULAN BERITA Stasiun Bojonegoro
Antusiasme masyarakat naik kereta api di Stasiun Bojonegoro meningkat menjelang libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, aman dan nyaman
Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di Stasiun Bojonegoro. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat sebanyak 5.040 penumpang
Dampak banjir yang merendam jalur kereta api di wilayah Pekalongan masih berimbas pada perjalanan kereta jarak jauh. Di Stasiun Bojonegoro, tercatat sebanyak 450 penumpang membatalkan keberangkatan
Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jawa Tengah berdampak serius pada konektivitas transportasi kereta api (KA) di jalur utara.
Dampak pencurian rel yang ada di petak jalan antara Stasiun Kapas – Stasiun Bojonegoro PT Kereta Api Indonesia mengalami kerugian material mencapai Rp57 juta.
Momen libur panjang Hari Raya Waisak 2025 dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian, yang berdampak pada meningkatnya jumlah pengguna kereta api di Stasiun Bojonegoro.
Diprotes tukang ojek dan pebecak, Bus Si Mas Ganteng tak lagi menurunkan penumpang di Stasiun Bojonegoro dan dialihkan ke Terminal Rajekwesi.
Seorang warga Bojonegoro tewas tertemper KA Ambarawa Ekspres. KAI imbau masyarakat tidak berjalan di rel demi keselamatan bersama.
PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 5.747 pelanggan di Stasiun Bojonegoro telah memesan tiket untuk menikmati libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan libur Jumat Agung dan Hari Paskah. Jumlah itu tercatat periode Kamis (18/4/2025) hingga Minggu (20/4/2025) berdasarkan data pada Jumat (18/4/2025) pukul 10.00 WIB.









