Pacitan (beritajatim.com) – Momen Idul Adha membawa berkah tersendiri bagi Suhartatik (39), ibu rumah tangga asal Dusun Craken, Desa Sumberharjo, Kecamatan Pacitan. Usaha rumahan yang digelutinya, yakni memproduksi bumbu siap masak, kebanjiran pesanan sejak beberapa hari menjelang dan hingga hari raya kurban berlangsung.
Bumbu siap pakai buatannya sangat diminati warga yang ingin memasak daging kurban tanpa repot meracik bumbu dari awal. Mulai dari rendang, gulai, tongseng, rawon, hingga aneka sambal, semua tersedia dalam kemasan praktis seharga Rp5.000 per bungkus.
“Alhamdulillah, pas hari Idul Adha ini pesanan masih terus berdatangan. Sehari bisa produksi sampai 200 bungkus lebih,” kata Suhartatik saat ditemui di rumah produksinya, Ditulis Senin (9/6/2025).
Dengan dibantu tiga pekerja, dapur Suhartatik dipenuhi aroma rempah segar seperti bawang merah, bawang putih, serai, dan cabai. Proses memasak bumbu membutuhkan waktu dua jam dan harus terus diaduk agar tidak gosong. Setelah dingin, bumbu dikemas dalam kemasan 50 gram tanpa tambahan MSG atau penyedap buatan.
“Banyak ibu-ibu yang bilang bumbu saya praktis dan aman buat anak-anak, karena tanpa MSG,” jelasnya.
Salah satu pembeli, Ayu Noviana, mengaku sangat terbantu dengan adanya bumbu siap masak ini. Di hari raya seperti ini, waktu memasak bisa lebih singkat dan hasil masakan tetap lezat.
“Saya beli tiga varian sekaligus, tongseng, rendang, sama gulai. Jadi tinggal masukkan dagingnya saja. Gak perlu bingung cari resep di internet,” ujar Ayu.
Lebaran Idul Adha kali ini menjadi momen panen rezeki bagi Suhartatik. Dalam sepuluh hari terakhir, ia mencatat omzet jutaan rupiah dari penjualan bumbu yang sebagian besar dipesan untuk kebutuhan mengolah daging kurban. [tri/aje]






