Mojokerto (beritajatim.com) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berinovasi demi memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya dalam hal pembayaran iuran. Salah satu inovasi unggulan yang kini gencar disosialisasikan adalah metode pembayaran iuran melalui autodebet.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Elke Winasari, menjelaskan bahwa metode autodebet menjadi solusi cerdas, terutama bagi segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP). Dengan sistem ini, iuran JKN akan secara otomatis terpotong dari rekening bank atau dompet digital yang telah didaftarkan oleh peserta.
“Melalui autodebit, peserta tidak perlu lagi khawatir lupa membayar iuran setiap bulan. Cukup mendaftar satu kali, iuran akan terpotong otomatis dari rekening atau dompet digital yang sudah ditentukan. Ini adalah bentuk transformasi digital layanan kami,” ungkapnya, Sabtu (31/5/2025).
Autodebet dinilai sebagai langkah efektif untuk menjaga status kepesertaan tetap aktif, sehingga peserta tidak mengalami kendala saat memerlukan pelayanan kesehatan. Proses aktivasi metode ini bisa dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN, bank mitra seperti BRI, Mandiri, BNI, BCA, maupun layanan dompet digital seperti Gopay, OVO, dan ShopeePay.
“Salah satu kendala yang sering ditemui adalah peserta baru menyadari statusnya nonaktif ketika hendak berobat. Ini tentu sangat disayangkan, dan dapat dihindari jika mereka menggunakan metode autodebet sehingga kami menghimbau seluruh peserta JKN untuk segera mendaftarkan metode pembayaran autodebet,” harapnya.
Langkah ini dinilai penting untuk menjamin keberlangsungan perlindungan jaminan kesehatan bagi diri sendiri dan keluarga. Pihak BPJS Kesehatan berharap dengan meningkatnya pemanfaatan autodebet, kesadaran serta kedisiplinan peserta dalam membayar iuran juga akan meningkat. Dengan demikian, seluruh masyarakat dapat terus mengakses layanan kesehatan tanpa gangguan administratif.
Salah satu peserta JKN, Kiky (38), mengaku sangat terbantu dengan adanya fitur autodebet. Sebelumnya, ia beberapa kali lupa membayar iuran hingga menyebabkan status kepesertaannya menjadi nonaktif.
“Dulu saya sering lupa bayar, apalagi kalau akhir bulan banyak pengeluaran. Setelah pakai autodebet lewat Mobile JKN, iuran langsung terbayar otomatis tiap bulan,” katanya.
Kini, ia merasa lebih tenang karena keluarganya tetap terlindungi. Kiky juga menyampaikan bahwa fitur ini sangat membantu ibu rumah tangga dengan banyak aktivitas. Selama saldo tersedia di rekening, semua berjalan lancar tanpa perlu diingatkan terus-menerus soal pembayaran. [tin/suf]
![BPJS Kesehatan Mojokerto Dorong Pembayaran Iuran JKN Lewat Autodebet Pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto di Jalan Empu Nala Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. [Foto: Ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG-20240807-WA0026-1024x811.jpg)





