Surabaya (beritajatim.com) – Kabar gembira datang dari Kota Surabaya menjelang perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732. Pemerintah Kota Surabaya tengah mempersiapkan sebuah destinasi wisata baru yang memacu adrenalin, yaitu Offroad Adventure di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Pakal.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bahkan telah mencoba langsung trek menantang tersebut bersama sejumlah komunitas otomotif. Dalam uji coba tersebut, Eri turut didampingi oleh Indonesia Offroad Federation (IOF) Jatim, IOF Surabaya, serta Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jatim.
Uji lintasan ini tak hanya fokus pada aspek kesulitan dan tantangan jalur, tetapi juga menyoroti aspek keamanan bagi para pengunjung yang nantinya akan menjajal wahana ini.
“Fasilitas pendukungnya kita siapkan. Lokasinya tak jauh dari Gelora Bung Tomo (GBT). Yang nggak kalah penting, offroad di Tahura Pakal ini adalah bukti nyata bahwa wilayah Surabaya Barat punya potensi besar untuk berkembang sebagai pusat ekonomi baru. Kita maksimalkan bareng-bareng potensi yang ada,” ujar Eri, dalam unggahan akun Instagramnya, Selasa (27/5/2025).
Rute wisata offroad tersebut dirancang dengan jalur yang dimulai dari kawasan Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT) hingga menuju Taman Hutan Cemara. Di sepanjang rute ini, pengunjung akan melewati berbagai tingkat kesulitan, tanjakan curam, medan berlumpur, serta rintangan alami yang siap menguji nyali. Meski begitu, masih ada beberapa evaluasi yang dilakukan berdasarkan hasil uji coba perdana.
Tidak hanya menawarkan tantangan di jalur offroad, kawasan wisata ini juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung yang membuat pengalaman wisata semakin nyaman. Rencananya, Pemkot Surabaya akan menyediakan area kuliner, tempat mandi bilas, hingga ground camping untuk pengunjung yang ingin menikmati suasana alam lebih lama.
Eri Cahyadi berharap kehadiran wahana wisata offroad ini bisa menarik minat wisatawan, baik dari dalam kota maupun luar daerah. Menurutnya, destinasi baru ini akan memperkaya ragam wisata di Surabaya yang selama ini dikenal dengan wisata perkotaan dan kuliner.
Pihaknya ingin warga dan wisatawan punya pilihan baru saat berwisata ke Kota Pahlawan. Jadi tidak melulu tentang mal atau taman kota, tapi juga tentang destinasi wisata bertema petualangan dan alam terbuka.
Peresmiannya sendiri direncakan akan bersamaan dengan puncak HJKS ke-732. Masyarakat diminta bersabar menunggu jadwal peluncuran resmi proyek yang akan menjadi salah satu ikon wisata baru di Surabaya Barat ini. [fyi/beq]






