Surabaya (beritajatim.com) — Dunia perfilman Tanah Air kembali diramaikan oleh sebuah karya yang unik dan penuh makna. Aktris senior nasional Yatti Surachman dipercaya untuk memerankan tokoh utama dalam film berjudul “Nenek Gen Zi”.
Menariknya, dalam proyek film ini, Yatti tidak beradu akting dengan sesama aktor profesional, melainkan bersama murid-murid berbakat dari ARTV Production School Surabaya.
Film yang mengangkat tema kolaborasi antar generasi ini resmi diperkenalkan dalam konferensi pers yang digelar pada Sabtu, 24 Mei 2025, di kantor ARTV Production, Surabaya. Dalam acara tersebut, Miss Nana, perwakilan ARTV School, menyampaikan gambaran umum tentang alur cerita film.
“Nenek Gen Zi menceritakan tentang perjuangan seorang nenek yang menjalankan usaha kedai, dibantu oleh cucu-cucunya yang berasal dari generasi Z. Meskipun perbedaan generasi menjadi tantangan, justru dari situ muncul sinergi dan inovasi yang mampu membawa perubahan positif,” ungkapnya.
Yang membuat film ini semakin spesial adalah keberagaman usia dan latar belakang para talent ARTV Production. Mereka berasal tidak hanya dari Surabaya, tapi juga dari kota-kota seperti Mojokerto dan Ngawi.
“Anak-anak yang terlibat di sini sangat antusias, bahkan ada yang masih duduk di bangku SMP. Harapan kami, film ini bukan hanya hiburan, tetapi juga tuntunan,” ujar Miss Lie Chen selaku coach para cast.
Beberapa nama yang akan tampil dalam film ini antara lain;
1. Kimberly Tjoa
2. Annora Magga Gautami
3. Janna Edria Bernardus
4. Aisyah Asty Azizi
5. Firzha Maulana Krishnanda
6. Marcelius Jovan Santoso
7. Vanessa Callie
8. Zaidan Ahmad Prasetyo
9. Zakaria Perkasa
10. Rachel Jovita Harijono
11. Kinanty Puspa Adisyira Alim
12. Afika Putri Haidar
13. Jourdaine Ruggiero Spencer
14. Muhammad Nizam Muazzam
15. Azalea Eryna Bilqis Aftoni
16. Candida Ardelle Aurelia
17. Edelyn Elpetina
18. Wahyuni Maimuna
19. Nahla Mecca
20. M Abdul Basith
21. Christabella Terta Wijaya
Bagi mereka, kesempatan berakting dengan seorang legenda seperti Yatti Surachman adalah pengalaman yang luar biasa.
“Saat tahu akan beradu akting dengan Oma Yatti, aku sangat senang sih. Kan orangnya artis nasional legendaris,” ujar perempuan yang duduk di bangku kelas 2, di SMP Noble National Academy Tulungagung tersebut.
Yatti Surachman sendiri turut hadir dalam konferensi pers tersebut. Dalam kesempatan itu, aktris yang telah berkarier lebih dari empat dekade ini membagikan pesan inspiratif kepada para peserta. “Dalam dunia seni peran, kerja sama adalah kunci utama. Film bukan hasil kerja individu, tapi kerja tim,” tuturnya bijak.
Film “Nenek Gen Zi” diharapkan dapat menjadi contoh bagaimana perbedaan generasi bukanlah penghalang, melainkan kekuatan dalam menciptakan harmoni dan karya yang berdampak.
Dari segi sinematografi dan pesan moral, film ini potensial menarik perhatian pencinta film lokal sekaligus membuka ruang baru bagi regenerasi di dunia perfilman Indonesia. (fyi/ted)






