Madiun (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi mencanangkan pembangunan Fasilitas Umum Ramah Disabilitas di ruas Jalan A. Yani, Caruban, Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun sebagai bagian dari Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Madiun. Langkah ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan kota yang inklusif bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Proyek rehabilitasi trotoar ini direncanakan sepanjang 990 meter dan akan dilengkapi dengan jalur khusus tunanetra.
“Terkait infrastruktur pembangunan trotoar yang ramah lingkungan bagi disabilitas, kami berharap untuk teman-teman disabilitas betul-betul memanfaatkan ini dengan baik. Kalau untuk program-program bagi disabilitas jelas ada, baik dari dinas sosial maupun dinas terkait,” ujar Bupati Madiun, Hari Wuryanto.
Ia menambahkan bahwa kebijakan ini sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Madiun Bersahaja, khususnya melalui program unggulan HADI (Handal Dalam Infrastruktur). Menurutnya, keberadaan trotoar yang ramah disabilitas tidak hanya menjadi wujud pelayanan publik, tetapi juga bertujuan memperindah wajah Kota Caruban sebagai pusat keramaian dan ibu kota pemerintahan daerah, serta meningkatkan aktivitas ekonomi warga setempat.
“Kami berharap supaya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan bisa memberikan kenyamanan bagi penyandang disabilitas,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Madiun menegaskan bahwa pembangunan ini akan terus berlanjut di kawasan strategis lainnya demi menciptakan ruang publik yang nyaman dan setara bagi seluruh warga.







5 Komentar
Jangan sampai trotoar di gunakan untuk dagang atau tempat parkir percuma akses disabilitasnya
Dibangun untuk disable tapi kenyataanya dibuat untuk rombong pedagang kaki5, Pemda kurang berani menertipkan pedagang, akhirnya pejalan kaki males karena harus lewat aspal gak nyaman bahaya kecelakaan
Seharusnya jln kincang dan jiwan jln utama itu jngn cuma ditembeli aja hrsnya SDH diaspal goreng biar halus,gak seperti sekarang ditembeli aja keliatannya jln aspal tapi dilewati gronjal” soalnya tambalanya bnyk
Harusnya jalan demangan sampai per batasan ponorogo di per lebar jangan caruban teris yg di nangun
Ditertipkan dulu itu pedagang kaki lima di trotoar yang ada di depan RSUD Caruban, masak trotoar di tutup penuh untuk jualan.