Jember (beritajatim.com) – Bupati Muhammad Fawait memotivasi ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Kramat Sukoharjo, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (24/5/2025) pagi.
Fawait mendatangi sekolah tersebut bersama istrinya Ghyta Eka Puspita Sari dan sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Jember. Kehadiran mereka di sekolah adalah bagian dari rangkaian kegiatan program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan).
“Saya anak desa juga sama dengan adik-adik. Amak desa bisa keliling dunia, bisa jadi DPR, bisa jadi bupati, asalkan rajin belajar,” kata Fawait.
Fawait menyebut belajar dan mengaji adalah kunci meraih cita-cita. “Gus Fawait selain sekolah juga mengaji. Harus imbang: dunia dicari, akhirat dicari. Sekolah di SD terus, ngajinya juga terus,” katanya.
Fawait lantas menyebut sejumlah nama tokoh berlatar belakang pondok pesantren, mulai dari Presiden Abdurrahman Wahid, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Wakil Gubernur Saifullah Yusuf, Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Bupati Jember KH Abdul Muqit Arief dan KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman.
Fawait meminta para siswa untuk meneruskan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. “Pemerintah Kabupaten Jember akan memberikan beasiswa kepada anak-anak Jember yang rajin belajar. Siapa tahu Adik-Adik ada yang bisa kuliah ke China, Mesir, Eropa, atau Amerika,” katanya.
“Ada yang mau kuliah di mana? Korea? Kalau ke Korea pakai bahasa apa? Bahasa Madura? Tidak bisa. Harus pakai Bahasa Inggris dan Bahasa Korea. Artinya harus rajin belajar,” kata Fawait.
Para siswa diminta mematuhi orang tua dan guru. “Kalau baik dengan orang tua dan guru, insyaallah cita-citanya disukseskan Allah SWT,” kata Fawait. [wir]






