Oklahoma City (beritajatim.com) – Minnesota Timberwolves membuka final NBA Wilayah Barat dengan hasil mengecewakan. Bertanding di Paycom Center, Oklahoma, pada Rabu pagi (21/5/2025) waktu Indonesia, Timberwolves kalah telak dari tuan rumah Oklahoma City Thunder dengan skor 114-88.
Kekalahan ini menjadi peringatan serius bagi Timberwolves yang sebelumnya tampil mengejutkan di babak playoff. Mereka menyingkirkan dua unggulan sekaligus—LA Lakers di putaran pertama dan Golden State Warriors di semifinal. Namun, langkah impresif itu tampaknya tidak otomatis menjamin kelolosan ke NBA Finals.
Timberwolves sejatinya tampil meyakinkan di paruh pertama pertandingan. Mereka unggul di dua kuarter awal dengan mencetak 23 poin dan 25 poin, unggul tipis atas Thunder yang mencatat 20 poin dan 24 poin.
Namun, momentum berubah drastis di kuarter ketiga dan keempat. Thunder bangkit dan tampil dominan dengan mencetak 32 poin dan 38 poin, sementara Timberwolves hanya mampu mencetak 18 poin dan 22 poin.
“Kami memang tertinggal di dua kuarter awal. Tetapi, hanya tertinggal 4 poin jelang kuarter ketiga. Disiplin dan pertahanan tangguh jadi kunci kemenangan kami,” ujar pelatih Thunder, Mark Daigneault, kepada Fox Sports.
Meski peluang ke NBA Finals belum sepenuhnya tertutup, kekalahan di Game 1 menjadi sinyal bahaya bagi Timberwolves. Mereka harus menyapu bersih empat game berikutnya jika ingin lolos tanpa drama gim ketujuh.
“Kami frustrasi (di dua kuarter terakhir, Red). Mentalitas seperti itu yang harus kami singkirkan (di game selanjutnya, Red),” ujar pelatih Timberwolves, Chris Finch.
Pertandingan berikutnya akan sangat menentukan arah persaingan. Timberwolves wajib menang untuk menghindari ketertinggalan 0-2 yang bisa menjadi beban psikologis di sisa seri. [dio/beq]






