Gresik (beritajatim.com) – Kawasan techno park pertama di Gresik akan segera dibangun di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, seiring dengan peresmian Universitas Sunan Gresik (USG) yang diinisiasi oleh Jazilul Fawaid, anggota DPR RI sekaligus founder USG.
Politisi dari Fraksi PKB itu menegaskan, pendirian USG bukan sekadar menghadirkan kampus baru, tetapi juga menjadi cikal bakal kawasan terpadu techno park. Konsepnya akan menggabungkan berbagai elemen seperti perguruan tinggi sebagai pusat riset, pelatihan kewirausahaan, dan dukungan industri dalam satu lokasi.
“Untuk mendukung kawasan tersebut, USG membuka 5 fakultas terdiri dari Fakultas Kesehatan, dan Ilmu Alam. Fakultas Bisnis, Humaniora dan Psikologi. Kemudian Fakultas Teknik dan Kerekayasaan, dan Fakultas Vokasi,” ujar Jazilul Fawaid, Selasa (29/5/2025).
Ia memilih tanggal 2 Mei sebagai hari peresmian USG karena bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional yang dianggap relevan untuk mencetak sumber daya manusia unggul demi menyambut generasi emas Indonesia 2045.
“Semua prodi dari 7 fakultas yang didirikan disiapkan guna memenuhi kebutuhan industri di sekitar Gresik. Termasuk nantinya akan membuka Fakultas Kedokteraan,” tambahnya.
Peresmian kampus tersebut turut dihadiri Wakil Ketua MPRI Rusdi Kirana yang juga dikenal sebagai pendiri Lion Air. Dalam sambutannya, Rusdi berbagi pengalaman sebagai pelaku industri penerbangan yang memulai dari bawah.
“Saya percaya USG bisa menghasilkan lulusan terbaik karena sudah menyiapkan SDM yang unggul dan bisa berkompetitif dengan perguruan tinggi lainnya,” ungkapnya.
Rusdi bahkan mengusulkan agar USG mempertimbangkan pembukaan Fakultas Teknik khusus bidang engineering pesawat. “Tolong fokus disitu karena lebih efisien dan praktis. Kami telah membuka Politeknik Kirana. Kedepan bisa dikerjasamakan dengan USG menangani kedirgantaraan di Lion Group,” paparnya.
Sementara itu, Rektor USG Prof Maskuri Bakri menyampaikan bahwa hadirnya USG bukan sekadar menghadirkan institusi pendidikan baru, melainkan sebagai agen perubahan.
“USG hadir di Gresik memberikaan solusi. Khususnya menyiapkan tenaga kreatif, inovatif dan produktif dari proses belajar yang dilalui. Teori 50 persen dan praktek 50 persen,” tuturnya.
Peresmian USG ini juga dihadiri sejumlah politisi PKB seperti Rusdi Kirana, Arzeti Bilbina, Hilman Mufidi, serta Ketua DPRD Jawa Timur Musyafa Rauf, Ketua DPRD Gresik, dan M. Syahrul Munir. [dny/ian]






