Surabaya (beritajatim.com) – Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, mengakui bahwa pertandingan menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, bukanlah hal yang mudah.
Laga yang digelar pada Minggu (18/5/2025) itu berakhir imbang 1-1, hasil yang menurut Uston sangat berharga bagi timnya.
“Tentunya kita mengucap syukur alhamdulillah bisa dapat satu poin karena itu sangat berharga buat kita. Saya tegaskan, tidak mudah untuk bisa mengambil poin di Borneo, meski hanya satu poin**,” ujar Uston seusai laga.
Uston menyoroti kualitas skuad Borneo FC yang dinilai memiliki komposisi pemain berkualitas tinggi dan permainan yang solid, terutama saat bermain di kandang sendiri. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemain Persebaya yang tampil maksimal, terutama di babak kedua.
“Di pertandingan malam ini anak-anak sudah berjuang sangat keras, luar biasa, dan mudah-mudahan di penutupan bisa mengambil poin maksimal” imbuhnya.
Senada dengan Uston, kapten tim Persebaya, Bruno Moreira, juga menilai laga melawan Borneo FC berlangsung ketat. Ia mengakui bahwa meski timnya mampu menciptakan banyak peluang, penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah.
“Pertandingan ini cukup sulit, Borneo memiliki pemain yang berkualitas, begitu juga Persebaya. Namun sayang tim tidak bisa menambah gol dari semua peluang. Meski Persebaya banyak peluang, kami tetap bersyukur mendapat satu poin. Sekarang pemain fokus melawan Bali United di GBT,” kata Bruno.
Dengan hasil imbang ini, Borneo FC kini berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 53 poin. Sementara Persebaya masih bertahan di peringkat keempat dengan 56 poin. (way/ted)






