Gresik (beritajatim.com)- Aparat Kepolisian masih kesulitan mengidentifikasi mayat Mr X (tanda identitas) yang ditemukan mengambang ditengah area tambak Desa Boboh, Kecamatan Menganti, Gresik. Belum ditemukannya identitas tersebut karena wajah dan sidik jarinya rusak.
Kapolsek Menganti Moch. Dawud mengatakan, sampai saat ini masih belum diketahui identitas mayat MR X itu meski telah dievakuasi.
“Identitasnya belum ditemukan karena masih ditelisuri. Informasi dari tim identifikasi Satreskrim Polres Gresik kesusahan mendeteksi karena dari wajah dan sidik jarinya sudah rusak,” katanya, Jumat (16/5/2025).
Perwira pertama Polri ini menuturkan, saat ditemukan. Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan maupun penganiayaan.
“Tidak ada tanda penganiayaan di tubuh korban. Ada dugaan korban sudah meninggal lebih dari empat hari sewaktu ditemukan dengan kondisi mengambang,” tuturnya.
Terkait dengan kejadian ini, Dawud juga menghimbau kepada masyarakat apabila kehilangan keluarganya bisa segera melapor, atau mengenali ciri-ciri korban.
“Kalau ada yang mengenali korban bisa melapor ke kami dengan membawa identitas lain. Sedangkan jenis kelamin korban yang ditemukan laki-laki,” urainya.
Sebelum mayat Mr X dievakuasi oleh polisi. Warga Desa Boboh, Kecamatan Menganti, Gresik, geger ada mayat mengambang di area tambak. Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut dalam keadaan terlungkup mengambang di tambak dengan badan mayat sudah di kerubungi lalat.
Mayat Mr X itu, pertama kali ditemukan seorang warga bernama Andik kemarin (14/5). Warga Desa Boboh ini pergi ke sungai untuk melihat tanggul melalui tambak milik saudara. Saat tiba, dirinya mencium bau menyengat, dan melihat ada mayat mengapung dengan posisi tengkurap tanpa baju memakai celana pendek serta menggunakan peci hitam. [dny/but]






