Malang (beritajatim.com) – DPRD Kota Malang menyoroti minimnya informasi terkait helatan Pekan Olahraga Provinsi (Proprov) Jatim 2025. Padahal Kota Malang akan menjadi tuan rumah bersama Kabupaten Malang dan Kota Batu.
DPRD Kota Malang meminta Pemkot Malang melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) lebih memasifkan sosialisasi Porprov Jatim 2025. Tujuannya agar masyarakat banyak yang mengetahui even multi cabor tingkat regional ini.
“Sosialisasi harus digaungkan secara masif. Karena rupanya masyarakat Kota Malang masih belum banyak yang tau soal Porprov Jatim. Ini yang tau hanya di tataran cabor saja,” ujar Anggota DPRD Kota Malang, Suryadi, Rabu, (7/5/2025).
Komisi D DPRD Kota Malang sendiri telah melakukan sidak peninjauan kesiapan venue yang tengah direnovasi di Stadion Gajayana. Usai sidak salah satu usulan mereka adalah memasifkan sosialisasi.
Para legislator memandang Porprov Jatim 2025 merupakan event yang berpotensi menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Malang. Namun jika minim sosialisasi dikhawatirkan sepi pengunjung padahal, Kota Malang mempertandingkan sekitar 36 cabor.
“Jadi rekomendasi kami, Porprov di Kota Malang ini perlu digaungkan supaya seluruh komponen masyarakat, termasuk pelaku UMKM tahu. Kami ingin Kota Malang tak sekedar menjadi tuan rumah, tapi juga bisa berdampak pada ekonomi masyarakat,” ujar Suryadi. (luc/ian)






