Ponorogo (beritajatim.com) – Sebuah pohon pisang unik yang tumbuh di Desa Tatung, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, menjadi perbincangan hangat warga setempat. Pohon pisang ini tidak seperti pohon pisang pada umumnya. Jika biasanya satu pohon hanya menghasilkan 1 tandan, pohon ini justru menghasilkan 6 tandan sekaligus.
Pohon pisang tersebut tumbuh di belakang Masjid Jami Desa Tatung. Warga yang melihat langsung dibuat heran dan kagum. Banyak yang mengabadikan momen tersebut dengan ponsel mereka, lalu membagikannya ke media sosial. Kejadian ini menjadi viral dan memancing rasa penasaran masyarakat luas.
Pemilik pohon pisang tersebut, Rudi Sugiharto, mengaku baru pertama kali melihat fenomena seperti ini. Dia mengungkapkan bahwa pohon ini tumbuh dari satu bonggol, namun bercabang dua dan masing-masing cabang menghasilkan beberapa tandan pisang.
“Baru kali ini ada 6 tandan dalam 1 pohon. Dua tandan saja sudah luar biasa, ini malah ada 6,” ungkap Rudi, ditulis Minggu (4/5/2025).
Untuk mencegah batang pohon roboh akibat beban berat, Rudi mengambil inisiatif menambahkan penyangga dari sebilah kayu. Dia menyebut, akan dibudidayakan. Apalagi benihnya juga banyak.
“Ini dibudidayakan dan banyak benihnya. Kalau panennya banyak, jelas akan bermanfaat lebih,” tambahnya.
Selain menarik perhatian, fenomena ini juga memberi inspirasi baru bagi masyarakat. Banyak warga mulai tertarik untuk membudidayakan pisang lokal jenis ulin. Selain dikenal mudah tumbuh, pisang ini juga memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan karena hasil panennya melimpah.
Dinas Pertanian setempat pun diharapkan dapat meninjau langsung ke lokasi. Selain untuk dokumentasi, juga sebagai langkah awal pengembangan varietas lokal unggulan dari Ponorogo. Budidaya tanaman produktif seperti pisang ulin ini, bisa menjadi salah satu alternatif sumber pendapatan warga, terutama di pedesaan. (end/but)






