Jember (beritajatim.com) – Praktik perjokian Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) di Universitas Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur, tahun ini terungkap. Ada oknum pegawai Universitas Jember yang diduga terlibat.
Terungkapnya praktik curang ini berawal dari informasi yang diterima Panitia Pusat UTBK Universitas Jember dari Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), 23 April 2025 tentang potensi adanya upaya remote access terhadap komputer peserta ujian di salah satu lokasi UTBK SNBT 2025 di kampus tersebut.
“Kami kemudian menelusuri, memeriksa, dan melakukan langkah-langkah antisipasi agar tidak terjadi kecurangan setelah ditemukan sumber anomali dari salah satu lokasi UTBK SNBT,” kata Ketua Pusat UTBK SNBT Slamin, dalam keterangan pers, Rabu (30/4/2025).
Sehari kemudian, Panitia Pusat UTBK Unej dan pimpinan lokasi UTBK terduga sumber akses menemukan perangkat proxy tersembunyi yang terdiri dari dua mini personal computer, 1 router, dan UPS dalam kardus printer yang diletakkan di atas lemari, dan diapit dua printer untuk mengelabui orang lain.
“Kami menyesalkan kejadian ini dan tidak menoleransi segala upaya yang menimbulkan kecurangan dan mencederai proses penerimaan mahasiswa baru,” kata Slamin.
“Pimpinan Unej sudah memberikan sanksi tegas kepada pegawai yang terlibat dalam membantu pihak luar yang berupaya melakukan remote akses tersebut,” kata Slamin.
Saat ini Panitia Pusat UTBK UNEJ terus berkoordinasi dengan Panitia Pusat SNPMB untuk menentukan langkah lebih lanjut dari kasus ini.
“Unej berkomitmen menjaga integritas pelaksanaan UTBK SNBT dengan terus memantau trafik jaringan komputer yang mengarah ke lokasi UTBK SNBT di kampus tersebut, dan memastikan proses seleksi yang adil dan transparan bagi seluruh calon peserta,” kata Slamin. [wir]







1 Komentar
Di usut tuntas biar ada efek jera buat yang lainnya….kasihan peserta gelombang pertama kasi penjelasannya