Milan (beritajatim.com) – Ketika memastikan lolos semifinal Liga Champions (17/4), optimisme tinggi diusung Inter Milan. Mereka semakin dekat dengan treble winners. Tetapi, sepekan berselang, Inter menelan dua kekalahan di dua laga terakhir mereka. Salah satunya 0-3 dari AC Milan di second leg semifinal Coppa Italia (24/4) yang menyudahi mimpi treble mereka.
Satu kekalahan lainnya diderita dari Bologna FC pada giornata ke-33 Serie A (20/4) dengan skor 0-1. Kekalahan tersebut membuat koleksi poin Inter dan SSC Napoli sama-sama 71. Jika kondisi ini berlanjut hingga giornata pemungkas, maka penentuan scudetto bakal dilakukan via playoff satu laga terakhir antara Inter dan Napoli.
Nah, di antara ambisi untuk bangkit, Nerazzurri harus meladeni AS Roma pada giornata ke-34 besok malam. Meski dimainkan di Stadio Giuseppe Meazza, Milan, laga diyakini bakal sulit bagi Inter. “Kami harus segera bangkit sebab sedang berada di fase krusial,” ujar allenatore Inter Simone Inzaghi dikutip Football Italia.
ASR juga dalam tren positif nirkalah di lima laga terakhir untuk finis di 4 besar demi main di Liga Champions musim depan. Meski ada di posisi 7, ASR hanya tertinggal 3 poin dari Bologna yang ada di tempat keempat (57 poin berbanding 60 poin). ASR juga nirkalah di 17 giornata terakhir.
Jika gagal mengalahkan ASR, maka situasi Inter kian sulit. Sebab, Napoli bisa menyalip mereka jika sukses mengalahkan Torino Senin (28/4) dini hari. Apalagi, mereka akan tandang ke Estadi Olimpic Lluis Companys, Barcelona, melawan FC Barcelona pada first leg semifinal Liga Champions (1/5). (dio/kun)
Perkiraan pemain
Inter Milan (3-5-2): 1-Sommer (g); 28-Pavard, 15-Acerbi, 30-Augusto; 59-Zalewski, 23-Barella, 20-Calhanoglu, 16-Frattesi, 32-Dimarco; 8-Arnautovic, 10-Lautaro (c)
Pelatih: Simone Inzaghi
AS Roma (3-5-1-1): 99-Svilar (gg) 19-Celik, 23-Mancini, 5-Ndicka; 56-Saelemaekers, 7-Pellegrini, 16-Paredes, 17-Kone, 3-Angelino; 18-Soule; 11-Dovbyk
Pelatih: Claudio Ranieri






