Pamekasan (beritajatim.com) – Sabar dan ketenangan menjadi salah satu faktor kunci Madura United FC berhasil mencuri 3 poin dari markas Arema FC, pada lanjutan Liga 1, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Kamis (24/4/2025) malam.
Pada laga tunda bertajuk Derby Jawa Timur, Laskar Sape Kerrab berhasil mengunci kemenangan atas Singo Edan, berkat sebiji gol salah satu legiun asing andalan, Iran Junior pada menit 47′.
Sebiji gol tersebut sekaligus mengantarkan tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, sukses menambah 3 poin sempurna pada laga tunda karena harus menjalani pertandingan pada ajang AFC Challenge League 2024-2025.
Hasil tersebut sekaligus membuat sang juru taktik, Angel Alfredo Vera mengapresiasi semangat juang yang ditunjukkan anak asuhnya. “Kita tahu pertandingan berlangsung tidak mudah, dari awal hingga akhir sangat berat,” kata Alfredo Vera.
“Kita bermain sangat rapi, menyerang dan menunggu momen yang tepat untuk dimanfaatkan (mencetak gol). Akhirnya satu gol berhasil kita ciptakan dan memenangi pertandingan,” sambung juru taktik berkebangsaan Argentina.
Tidak hanya itu, gol cepat yang dicetak Iran Junior pada menit pertama interval kedua, menjadi kunci keberhasilan timnya meraih poin sempurna. “Kunci keberhasilan pada laga ini adalah ketenangan dalam bermain,” pungkasnya.
Berkat tambahan 3 poin tersebut, Madura United naik ke posisi 13 klasemen dengan torehan sebanyak 30 poin. Angka tersebut didapat berkat hasil 8 kali menang, 6 kali imbang, serta 15 kali kalah dari 29 laga yang dijalani.
Saat ini mereka semakin menjauh dari zona merah degradasi dengan selisih 5 poin dari dua tim berbeda di posisi teratas zona merah, yakni PSIS Semarang dan Semen Padang. Sementara PSS Sleman menempati juru kunci klasemen dengan torehan 22 poin.
Selanjutnya Lulinha dan kawan-kawan, dijadwalkan akan kembali menjalani laga lanjutan Liga 1 menghadapi Persik Kediri. Laga tersebut dijadwalkan digelar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Senin (28/4/2025) mendatang. [pin/beq]






