Pamekasan (beritajatim.com) – Kiper Madura United FC, Miswar Saputra mengantisipasi lini serang Arema FC yang akan dihadapi pada lanjutan Liga 1, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Kamis (24/4/2025).
Pada laga yang dijadwalkan kick off pukul 19:00 WIB, Laskar Sape Kerrab sangat berambisi mencuri poin guna menjaga asa bisa menghindari zona merah degradasi. Terlebih mereka hanya unggul 2 poin dari tim penghuni zona merah, PSIS Semarang dan Semen Padang.
Hanya saja, mereka harus menghadapi lawan yang tidak kalah berat pada laga bertajuk Derby Jawa Timur, di Gianyar Bali. Terlebih pada laga sebelumnya, mereka juga terpaksa gagal mendulang poin akibat kalah dari Persebaya Surabaya, pada laga bertajuk Derby Suramadu.
“Tentu kita harus bekerja ekstra keras untuk mendapatkan 3 poin melawan Arema, seperti yang kita tahu bahwa Madura United sangat membutuhkan poin (mengantisipasi terhindar dari zona merah degradasi,” kata Miswar Saputra.
Namun untuk merealisasikan itu, dirinya bersama pemain lain sudah komitmen untuk berkerja maksimal untuk merealisasikan target meraih poin. Sekalipun pada laga ini, mereka kembali bertindak sebagai tim tamu.
Terlebih Singo Edan, dinilai memiliki pemain bagus khususnya para pemain di sektor depan atau lini serang. “Pemain Arema memiliki lini serang yang bagus, sehingga semua pemain harus siap dan fokus sepanjang pertandingan,” pungkasnya.
Sebelumnya tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, mengalami kegagalan mendulang poin akibat kalah dari tuan rumah Persebaya Surabaya. Pada laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, mereka harus mengakui kekalahan dengan skor tipis 1-0.
Akibat kekalahan dari Bajul Ijo, Madura United kembali melorot ke posisi 15 klasemen sementara dengan koleksi sebanyak 27 poin. Total poin tersebut diraih berkat hasil 7 kali menang, 6 kali imbang dan 15 kali kalah dari 28 laga yang dijalani.
Mereka tertinggal 2 poin dari dua tim di atas mereka, Persis dan Barito. Serta unggul 2 poin dari dua tim teratas penghuni zona merah degradasi, PSIS Semarang dan Semen Padang yang mengoleksi sebanyak 25 poin.
Selain itu, Madura United juga baru unggul 5 poin dari tim penghuni dasar klasemen PSS Sleman, di mana ketiga tim penghuni zona merah sudah menjalani sebanyak 29 laga. Sedangkan Madura United masih menyimpan satu laga sisa. [pin/aje]






