Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak masyarakat untuk tidak takut menjalani pemeriksaan kesehatan. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri pertemuan Ketua RT dan RW se-Kelurahan Kranggan di Aula Kelurahan Kranggan.
“Jangan khawatir diperiksa, justru dengan adanya pemeriksaan kita bisa tahu penyakitnya sejak dini dan segera bisa diobati. Kalau tidak ketahuan, tiba-tiba sakit parah, malah kasihan keluarga. Lebih baik terdeteksi sejak awal,” ungkapnya.
Ning Ita (sapaan akrab, red) menekankan pentingnya deteksi dini penyakit melalui program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), yang sudah tersedia di berbagai wilayah di Kota Mojokerto. Ning Ita juga berharap para ketua RT dan RW bisa menjadi teladan bagi warganya untuk aktif memanfaatkan layanan PKG.
“Kader Prameswari telah melakukan berbagai jenis pemeriksaan kesehatan, yang hasilnya terintegrasi dalam aplikasi Gayatri. Aplikasi ini menjadi alat pemantau data kesehatan warga secara real-time. Melalui aplikasi Gayatri, kita bisa pantau data kesehatan warga. Ini penting agar pelayanan lebih cepat dan tepat sasaran,” tambahnya.
Secara khusus, Ning Ita juga mengimbau para ibu di Kelurahan Kranggan agar tidak takut melakukan pemeriksaan IVA sebagai langkah deteksi dini terhadap kanker serviks. Pemeriksaan ini dianggap penting mengingat kanker masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia.
“Pemeriksaan IVA ini sangat penting untuk mendeteksi potensi kanker serviks sejak dini, karena berdasarkan data Kementerian Kesehatan penyebab orang meninggal adalah karena kanker, termasuk kanker serviks,” katanya.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat Mojokerto terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin semakin meningkat. Upaya ini juga diharapkan dapat menekan angka kesakitan dan meningkatkan kualitas hidup warga Kota Mojokerto. [tin/aje]






