Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, menegaskan bahwa pendekatan taktik timnya akan berbeda saat menghadapi Madura United dibandingkan ketika melawan Persija Jakarta. Perbedaan gaya bermain lawan menjadi salah satu faktor utama perubahan strategi yang akan diterapkan oleh pelatih asal Irlandia Utara tersebut.
“Pertandingan melawan Persija sangat berbeda secara taktik. Kami juga kehilangan beberapa pemain karena akumulasi jadi harus menyesuaikan jadi untuk kali ini pemain sudah kembali,” ungkap Munster pada Sabtu (19/4/2025).
Meski harus kehilangan dua pemain andalan, Malik Rizaldi dan Bruno Moreira akibat akumulasi kartu, Munster tetap optimis. Kembalinya tiga pemain penting yaitu Fransisco Rivera, Muhammad Rasid, dan Arif Catur menjadi suntikan tenaga bagi Bajul Ijo dalam menghadapi pertandingan krusial melawan Madura United pada Minggu (20/4/2025).
Ditegaskan Munster, setiap lawan memiliki ciri khas tersendiri, termasuk Madura United. Oleh karena itu, taktik yang diterapkan pun akan disesuaikan dengan karakter permainan lawan agar bisa meraih hasil maksimal.
“Mentalitas kami adalah untuk tidak kalah, dan itu terlihat di pertandingan tersebut. Tapi sekarang pertandingan itu sudah selesai, fokus kami sepenuhnya ke Madura,” ujar Munster.
Dengan sisa enam pertandingan di musim ini, Munster menekankan pentingnya menjaga konsistensi. Targetnya jelas: meraih tiga poin di setiap laga demi memastikan posisi Persebaya tetap berada di papan atas klasemen.
“Masih ada enam pertandingan tersisa. Kami akan jalani pertandingan demi pertandingan, terus fokus, dan lakukan yang terbaik. Saat ini kami berada di posisi yang bagus, jadi kami harus pertahankan itu sampai akhir musim,” tutupnya. [way/ian]






