Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, mengingatkan seluruh pemainnya untuk tidak terlena dengan kondisi Persija Jakarta yang sedang kurang baik. Menurutnya, kekalahan Persija dari Madura United dengan skor 0-1 tidak bisa dijadikan patokan menjelang laga panas antara kedua tim yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 12 April 2025.
Munster menyadari bahwa tim sebesar Persija selalu memiliki potensi untuk bangkit, apalagi saat menghadapi tim sekelas Persebaya. Ia menekankan bahwa setiap lawan akan tampil dengan motivasi berlipat saat menghadapi Bajol Ijo.
“Hasil itu tidak penting. Kami akan menghadapi Persija, dan itu adalah pertandingan yang sangat berbeda,” ucap Munster, Selasa (8/4/2025), usai sesi latihan tim di Lapangan Thor, Surabaya.
Pelatih asal Irlandia Utara itu menyebut atmosfer laga tandang di Jakarta sangat menantang, terutama karena dimainkan di kandang Persija yang terkenal dengan tekanan besar dari ribuan suporter. Meski begitu, Munster tetap optimistis karena persiapan tim telah dimulai sejak awal April.
Selama jeda kompetisi karena FIFA Matchday dan Idulfitri, Munster memfokuskan latihan pada peningkatan kebugaran fisik para pemain. Setelah itu, latihan langsung diarahkan ke sesi taktikal sebagai bagian dari strategi menghadapi Macan Kemayoran.
“Latihan dalam beberapa hari terakhir lebih banyak ke fisik. Tapi hari ini kami mulai menyatukan fisik dan taktik,” ungkap Munster.
Untuk mengasah kesiapan secara menyeluruh, Munster juga menggelar game internal 11 lawan 11. Latihan ini bertujuan meningkatkan intensitas sekaligus memastikan kesiapan fisik, teknik, dan mental para pemain.
Agar pemain tetap termotivasi di tengah jeda panjang, Munster juga menambahkan variasi dalam program latihan. Hal ini dilakukan supaya para pemain tidak merasa jenuh dengan rutinitas yang berlangsung cukup lama.
“Latihan sudah berjalan cukup lama. Tapi kami buat variasi agar tetap menyenangkan dan tidak membosankan,” tambahnya. [way/beq]






