Malang (beritajatim.com) – Muhammadiyah resmi meluncurkan gerai pertama Mentari Mart di lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebagai bagian dari strategi memperkuat ekosistem ekonomi umat. Peresmian yang berlangsung pada Kamis (27/3/2025) ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Bidang Ekonomi PP Muhammadiyah Prof. Muhadjir Effendy, Sekretaris BPH UMM Prof. Fauzan, serta Rektor UMM Prof. Nazaruddin Malik.
Dalam sambutannya, Prof. Muhadjir Effendy menyatakan bahwa Mentari Mart akan terus berkembang dengan menargetkan pembukaan lebih banyak gerai di berbagai daerah.
“Kami masih ingin mendapatkan banyak masukan dari masyarakat terkait kualitas layanan Mentari Mart. Ke depan, akan ada lebih dari lima toko serupa di unit bisnis UMM, termasuk satu gerai yang lebih besar yang rencananya akan diresmikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir,” jelasnya.
Sementara itu, Prof. Nazaruddin Malik menambahkan bahwa dalam tiga minggu ke depan, sebuah gerai Mentari Mart yang lebih besar juga akan segera rampung.
“Kami menargetkan gerai ini sudah bisa dibuka pada bulan April dan akan menyediakan spot khusus bagi masyarakat yang ingin menikmati kopi,” ungkapnya.
Muhammadiyah menargetkan 100-150 gerai Mentari Mart dalam tahun ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat ekonomi umat. Gerai ini akan hadir di berbagai wilayah Jawa Timur, termasuk di Bengkel Rinjani UMM, Rumah Sakit UMM, dan Karangploso.
“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar serta memberdayakan umat melalui ekosistem bisnis yang sehat dan berkelanjutan,” pungkas Prof. Nazaruddin Malik.

Soft launching yang dilakukan di bulan Ramadan ini diharapkan membawa keberkahan bagi bisnis dan masyarakat sekitar. Dengan konsep ritel modern berbasis sosial, Mentari Mart tidak hanya hadir sebagai tempat berbelanja, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan ekonomi yang inklusif dan bermanfaat bagi umat.
Mentari Mart merupakan jaringan ritel modern yang dikelola dengan prinsip ekonomi syariah dan pemberdayaan umat. Dalam operasionalnya, Mentari Mart bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, pemilik merek Alfamart, yang berperan sebagai penyedia sistem, operasional, dan pengadaan barang. Sementara itu, Muhammadiyah mengelola bisnis ini secara mandiri dengan menekankan prinsip-prinsip syariah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dengan potensi ekspansi besar, Mentari Mart siap menjadi jaringan ritel yang berkontribusi signifikan terhadap kemandirian ekonomi Muhammadiyah dan masyarakat Indonesia secara luas. [dan/beq]






