Jombang (beritajatim.com) – Momen Idulfitri seharusnya menjadi waktu yang penuh kebahagiaan dan kebersamaan. Namun, bagi tenaga medis di RSUD Jombang, lebaran bukanlah alasan untuk beristirahat.
Di tengah suasana perayaan, mereka tetap siaga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam menangani kondisi darurat yang kerap meningkat selama musim libur lebaran.
Direktur RSUD Jombang, Dr. dr. Ma’murotus Sa’diyah, M.Kes., menegaskan bahwa pelayanan di rumah sakit tidak akan terhenti selama Idulfitri 1446 H. “Kami tetap beroperasi 24 jam seperti biasa, terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD),” ujarnya, Jumat (28/3/2025).
“Jumlah tenaga medis yang bertugas pun tetap sama, sebanyak 97 orang, dengan pembagian shift pagi, sore, dan malam yang tidak berubah, baik sebelum maupun saat lebaran,” lanjut Dokter Eyik, panggilan akrab Dr. dr. Ma’murotus Sa’diyah, M.Kes.
Selain itu, RSUD Jombang juga memastikan kesiapan ruang operasi darurat atau OK dengan tim medis yang tetap berjumlah 32 orang. Bahkan, demi mengantisipasi kemungkinan lonjakan pasien, rumah sakit telah menambah kapasitas dengan 14 tempat tidur tambahan.
Langkah ini dilakukan karena berdasarkan pengalaman sebelumnya, angka kecelakaan cenderung meningkat selama periode lebaran, begitu pula kasus-kasus medis lain yang memerlukan penanganan segera.
“Kami tidak akan menolak pasien. RSUD Jombang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan penanganan cepat,” tegas dr. Ma’murotus.
Di tengah kebahagiaan lebaran, tim medis RSUD Jombang tetap berdedikasi, memastikan setiap pasien mendapatkan pertolongan yang mereka butuhkan. Bagi mereka, tugas kemanusiaan tidak mengenal hari libur. [suf]






