Banyuwangi (beritajatim.com) – Suasana menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini terasa berbeda bagi para penjahit di Banyuwangi. Jika pada tahun-tahun sebelumnya mereka kebanjiran pesanan, kali ini orderan menurun drastis akibat maraknya toko daring (online shop) yang semakin diminati masyarakat.
Muhammad Talmisan, seorang penjahit asal Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, mengungkapkan bahwa jumlah pesanan pakaian turun hingga 50 persen dibandingkan Ramadan tahun-tahun sebelumnya.
“Karena sekarang banyak masyarakat langsung beli jadi lewat online shop,” kata Talmisan.
Sebelum terjadi penurunan, pria yang telah menekuni profesi ini lebih dari 25 tahun itu bisa menerima hingga 500 stel baju dalam satu bulan Ramadan. Dengan bantuan tiga karyawan, ia bahkan harus lembur hingga malam takbiran. Namun, Lebaran 2025 ini, ia hanya menerima 35 stel pesanan.
“Pesanan baju sepi pada Ramadan kali ini. Dibanding tahun sebelum pandemi COVID-19, kami banyak sekali terima pesanan,” ujarnya.
Kini, sebagian besar pelanggan Talmisan hanya datang untuk permak atau mengecilkan baju yang dibeli secara online karena ukurannya tidak sesuai.
“Untuk pesanan membuat baju sendiri tak sebanyak klien kita yang ingin permak baju,” tambah pria berusia 54 tahun itu.
Meski menghadapi penurunan pesanan, Talmisan tetap memberikan harga jasa yang variatif, mulai dari Rp 60 ribu hingga Rp 100 ribu tergantung model pakaian yang diinginkan klien.
“Meski harganya tidak terlalu mahal tapi tetap peminat sudah mulai menurun drastis,” pungkasnya.
Salah satu pelanggan setia Talmisan, Yeni, mengaku masih memilih menjahit baju Lebaran dibanding membeli di online shop. Menurutnya, menjahit baju memungkinkan dirinya mendapatkan desain dan ukuran yang sesuai keinginannya.
“Karena menjahitkan baju Lebaran bisa menentukan desain dan ukuran sendiri apalagi sesuai keinginan saya. Kadang membeli di online shop ukuran baju saya sering habis, malah harus mengecilkan lagi. Terus model yang saya ingin setelah datang kurang sesuai, makanya lebih senang menjahit baju,” tuturnya. [alr/beq]






