Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan revitalisasi estetika pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di ruas Jalan Ahmad Yani, depan Kampus UINSA – Ubhara.
Informasi itu diumumkan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi melalui unggahan sosial media miliknya. Ia menyampaikan pembangunan JPO ditargetkan selesai Mei 2025.
“JPO yang menghubungkan kedua sisi frontage Ahmad Yani ini akan tuntas Mei tahun ini. Selanjutnya insya Allah akan berlanjut ke JPO di depan Royal Plaza yang menghubungkannya dengan sisi RSAL,” tulis Eri dalam akun Instagram pribadinya dilihat beritajatim.com, hari Senin (17/3/2025).
JPO yang membentang dari Barat ke sisi Timur ini melintasi 4 ruas jalan raya satu arah, dengan kedua ujungnya terhubung ke trotoar pejalan kaki.
Pembangunan JPO UINSA – Ubhara ini tidak hanya memperhatikan aspek fungsional, tetapi juga estetika yang instagramable. Eri bilang, sebagai upaya menciptakan kota yang nyaman dan membahagiakan bagi warganya.
“Fasilitas publik tidak boleh sekedar ada. Tapi juga berfungsi baik dan berkontribusi pada estetika kota. Karena itu, aspek arsitektural tetap menjadi perhatian dalam pekerjaan pembangunan fisik. Agar kota tidak sekedar menjadi tempat kerja yang kaku dan beku tapi juga tempat tinggal yang nyaman di mana para warganya bahagia,” ucap Eri.
Sementara, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Irwan Andeska, menyatakan bahwa pembangunan JPO UINSA – Ubhara juga ditujukan untuk meningkatkan keselamatan warga pejalan kaki.
“Kami hanya terkait penentuan titik JPO. Dan aspek keselamatan pengguna lalu lintas (pejalan kaki),” jelas Irwan Andeska.
Sedangkan, lanjut Irwan Andeska, pemkot juga berencana membangun dua JPO lain yang berlokasi di depan RSAL dan Maspion Square.
“Setahu saya ada dua lagi yang akan dibangun Depan Sekolah Bhayangkari – Depan RSAL dan Depan Pusvetma – Depan Maspion Square,” jelas Irwan. [ram/ian]






