Malang(beritajatim.com) – Temuan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman terkait MinyaKita kemasan 1 liter yang tidak sesuai takaran menjadi perhatian Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang. Mereka melakukan pengecekan pada sejumlah pasar tradisional.
Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi mengatakan pengecekan dilakukan di Pasar Madyopuro dan Pasar Klojen, Kota Malang. Hasilnya Diskopindag juga menemukan Minyakita yang kurang dari takaran seharusnya di Kota Malang.
“Kami sudah melakukan pengecekan, memang ada yang kurang. Minyak kemasan 1 liter itu kami cek ada yang 0,92 liter, ada yang 0,99 liter. Timbangan sudah dikalibrasi, sudah dicek metrologi. Memang ada temuan yang tak sampai 1 liter, tapi juga ada yang tepat 1 liter,” ujar Eko, Rabu (12/3/2025).
Eko menuturkan, MinyaKita kemasan 1 liter tersebut saat dicek berkurang antara 0,92 liter dan 0,99 liter atau hanya 900 lebih mililiter. Pengkuran dilakukan dengan alat ukur yang sudah dikalibrasi. Sehingga diklaim memiliki akurasi yang tepat.
“Pengecekan ini inisiatif kami, karena pusat sudah mengecek juga. Jadi kami mantau juga di daerah,” ujar Eko.
Sementara untuk Minyakita yang terlanjur digunakan untuk operasi pasar atau pasar murah tetap akan didistribusikan ke masyarakat. Karena ada beberapa toko yang terlanjur membeli dengan jumlah besar.
“Masih kita edarkan karena kasihan toko yang sudah terlanjur kulak (membeli). Kalau untuk menarik edar bukan wewenang kita itu ada di pihak berwenang,” ujar Eko. (luc/ted)






