Jombang (beritajatim.com) – Suasana kehangatan dan semangat kebersamaan menyelimuti halaman kediaman Bupati Jombang, Warsubi, pada Selasa (11/03/2025) sore. Ratusan pengendara motor dari berbagai komunitas, mulai dari Vespa, RX-King, hingga Vario, berbondong-bondong datang dalam sebuah acara ngabuburit yang tak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menyalakan semangat kebersamaan di bulan Ramadan.
Sejak sore, rombongan komunitas motor telah memulai perjalanan mereka dari parkiran Makam Gus Dur. Dengan iringan suara knalpot khas dan semangat yang membara, mereka melaju menuju kediaman Abah Bupati di Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang.
Bukan sekadar konvoi biasa, perjalanan ini menjadi simbol persatuan lintas komunitas yang hadir dengan satu tujuan: memperkuat jalinan persaudaraan.
Setibanya di lokasi, para peserta disambut langsung oleh Bupati Jombang Warsubi beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang, Sekdakab Jombang Agus Purnomo, para asisten, serta kepala OPD.
Turut hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Ny. Yuliati Nugrahani Warsubi, yang didampingi oleh Ketua DWP Kabupaten Jombang, Lilik Agus Purnomo.
Dalam sambutannya, Abah Bupati menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif komunitas motor yang menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk bersatu dan berbagi. Menurutnya, kehadiran mereka tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wujud nyata bagaimana komunitas motor bisa berkontribusi positif bagi masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi teman-teman komunitas motor yang telah menghadirkan suasana penuh kebersamaan dan kegembiraan. Ramadan adalah bulan berkah, dan acara seperti ini semakin mempererat persaudaraan di antara kita,” ujar Abah Bupati dengan penuh semangat.
Tak hanya itu, orang nomor satu di Kabupaten Jombang ini juga mengajak para pecinta otomotif untuk terus memberikan dampak positif melalui berbagai aksi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Ia pun mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.
“Mari kita tunjukkan bahwa komunitas motor tidak hanya soal hobi, tetapi juga wadah bagi kita untuk menebarkan kebaikan dan menjadi contoh positif di masyarakat,” tambahnya.
Acara ngabuburit ini semakin khidmat dengan tausiah yang memberikan refleksi spiritual bagi seluruh peserta. Ditutup dengan doa bersama, suasana semakin hangat saat seluruh peserta menikmati hidangan berbuka puasa yang telah disediakan.
Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga inspirasi bagi komunitas lain untuk terus menebar kebaikan di tengah masyarakat.
Dengan semangat Ramadan dan persaudaraan yang semakin erat, gema ngabuburit ini menjadi bukti bahwa kebersamaan mampu menjembatani perbedaan dan memperkuat rasa memiliki dalam satu keluarga besar: Jombang yang berdaya dan harmonis. [suf]






