Surabaya (beritajatim.com) – Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari, menegaskan bahwa persaingan di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia semakin ketat dengan kehadiran nama-nama besar seperti Marten Paes dan Nadeo Argawinata.
Namun, menurutnya, hal tersebut adalah tantangan yang harus dihadapi setiap pemain.
Saat ini, timnas juga kedatangan kiper baru, Emil Audero, yang baru saja menyelesaikan proses naturalisasi. Meski demikian, Ernando tetap santai menghadapi situasi tersebut dan lebih fokus pada peningkatan performanya sendiri.
“Persaingannya biasa saja sih, Mas. Kalau saya dari dulu inginnya menampilkan yang terbaik. Mau berapa pun yang masuk, tapi kalau kita mau kerja keras, pasti pelatih melihat,” ujar Nando pada Selasa (11/3/2025).
Lebih lanjut, Ernando mengaku kehadiran Emil justru menjadi motivasi tambahan baginya untuk terus berusaha mendapatkan tempat di skuat Garuda. Tidak ada persaingan, sama saja. Yang penting kita berjuang keras demi Indonesia,” tegasnya.
Selain itu, kiper asal Semarang tersebut mengungkapkan bahwa kehadiran Emil bisa menjadi kesempatan bagi dirinya untuk menimba ilmu dari pemain yang lebih berpengalaman.
“Juga belajarlah dari Emil. Kan dia juga sudah berpengalaman, kita ambil pengalamannya karena saya masih muda juga,” tambahnya.
Meski belum sempat berkomunikasi langsung dengan Emil, Ernando yakin kesempatan untuk berbicara akan datang seiring waktu.
“Belum sih, kalau bertemu mungkin baru nanti ya,” ujarnya.
Sebelumnya, Ernando sempat absen membela Timnas Indonesia dalam laga melawan Arab Saudi akibat cedera. Namun, kini ia kembali mendapat kepercayaan dari tim pelatih yang dipimpin oleh Patrick Kluivert.
“Sekarang pelatih (kiper) dari Dewa United, dia juga melihat Liga 1 kita. Jadi, mungkin itu salah satu bentuk kerja keras saya bisa bermain bagus di Liga 1 dan akhirnya mendapatkan kesempatan lagi untuk bergabung dengan tim nasional,” pungkasnya. (way/ted)






