Surabaya (beritajatim.com)- Menghindari makanan tinggi gula, lemak dan garam selama sahur dan berbuka sangat penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah diabetes.
Sahur adalah waktu makan yang penting untuk memberikan energi yang cukup di sepanjang hari. Namun, jika mengonsumsi makanan yang salah, sehingga mengakibatkan kadar gula darah naik dan turun dratis bisa menyebabkan kelelahan dan rasa lapar yang lebih cepat.
Untuk itu pilihlah makanan yang kaya nutrisi, serat, dan protein untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil selama berpuasa. Dengan pola makan yang tepat, bisa menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan tubuh tetap sehat sepanjang bulan Ramadan.
Berikut beberapa makanan yang perlu dihindari
1. Gorengan dan Makanan Berlemak
Makanan seperti gorengan ayam tepung, kentang goreng mengandung lemak trans yang dapat memperburuk resistensi insulin dan dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah, selain itu makanan ini juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan membuat tubuh terasa berat saat berpuasa.
2. Makanan Asin dan Tinggi Natrium
Makanan seperti keripik, makanan kaleng dan olahan daging seperti sosis atau nugget mengandung natrium yang tinggi. Konsumsi makanan asin dapat menyebabkan dehidrasi yang lebih cepat selama puasa karena tubuh membutuhkan lebih banyak air untuk mengolah garam dalam makanan.
3. Minuman Manis dan Bersoda
Minuman seperti teh manis, susu kental manis, atau minuman berenergi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat dan meningkatkan risiko diabetes. Sebagai gantinya, pilihlah air putih, air kelapa tanpa tambahan gula, atau teh herbal tanpa gula untuk menjaga hidrasi tubuh dengan baik.
4. Makanan Olahan dan Cepat Saji
Sosis, mi instan, dan makanan cepat saji lainnya mengandung bahan tambahan seperti pengawet dan pemanis buatan yang tidak baik untuk kesehatan metabolisme. Sebaiknya konsumsi makanan segar yang mengandung nutrisi alami seperti sayur dan protein sehat. [aje]






